Pengamat: Rekam Jejak dan Pengalaman Lembaga Pemantau Prasyarat Penting

Pengamat Politik Untan Ireng Maulana, MA menilai kepentingan lembaga pemantau dalam pemilu 2019 biasanya terbatas pada melaporkan indikasi penyimpang

Pengamat: Rekam Jejak dan Pengalaman Lembaga Pemantau Prasyarat Penting
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Pengamat Politik Untan Ireng Maulana menilai perolehan suara partai golkar 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Untan Ireng Maulana, MA menilai kepentingan lembaga pemantau dalam pemilu 2019 biasanya terbatas pada melaporkan indikasi penyimpangan selama proses pemilihan.

Misalkan temuan terjadinya kecurangan, intimidasi dan kekerasan, lemahnya pemenuhan hak pemilih, intervensi kekuasaan, transaksi uang untuk suara, ketidaknetralan penyelenggaraan pemilu, kampanye negatif atau temuan-temuan lain yg di nilai menggangu kemurnian perhelatan pemilu.

Selain dapat melaporkan indikasi dan fakta buruk dari proses pemilu, lembaga pemantau juga berkewajiban melaporkan semua pencapaian dan prestasi yang baik selama pemilu di selenggarakan.

Baca: KAMMI Akan Berkoordinasi Dengan Bawaslu Pantau Pemilu

Bahkan keberhasilan yang mampu di capai, yang belum pernah berhasil dilakukan oleh negara demokrasi lainnya.

Lembaga Pemantau harus berimbang menyajikan laporan pemantauannya. Oleh karena, hasil pekerjaan yang mereka lakukan ini akan menjadi studi dan melahirkan diskursus baru dalam diskusi dan perdebatan dalam memajukan dan mengkritik demokrasi.

Kapasitas mengolah temuan hasil pemantauan merupakan keterampilan dasar yg harus dimiliki lembaga pemantau untuk menunjukan kinerja mereka.

Publik tentu akan menjadikan laporan lembaga pemantau sebagai salah satu rujukan dalam memberikan penilaian baik atau buruknya proses pemilu yang telah terselenggara.

Peran lembaga pemantau strategis untuk mengedukasi publik, bahkan bagi policy maker.

Independensi lembaga pemantau diuji agar tidak di baca sebagai afiliasi atau terasosiasi kepada kekuatan politik atau kekuatan modol tertentu yang berkepentingan terhadap hasil akhir pemilu.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved