Miliki Kualitas Buruk, PDAM Ketapang Berencana Bangun Pengolahan Air Gambut

Juntak mengaku, hingga saat ini PDAM Ketapang belum memiliki pengolahan air gambut dikarenakan terbentur masalah dana anggaran.

Miliki Kualitas Buruk, PDAM Ketapang Berencana Bangun Pengolahan Air Gambut
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Air yang berasal dari PDAM di satu diantara rumah warga Ketapang, Kamis (06/12). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Keluhan yang dirasakan oleh warga Ketapang terkait pendistribusian air milik PDAM.

Lantaran PDAM Ketapang belum miliki pengolahan air gambut di wilayahnya.

"Itu karena air gambut, kita memiliki alat kelola tetapi bukan untuk pengolahan air gambut," sebut Direktur Utama PDAM Kabupaten Ketapang, Juntak, ST saat dihubungi Tribun, Kamis (06/12/2018).

Baca: Warga Ketapang Keluhkan Kualitas Air PDAM

Juntak mengaku, hingga saat ini PDAM Ketapang belum memiliki pengolahan air gambut dikarenakan terbentur masalah dana anggaran.

Namun pihaknya telah berencana untuk membangun pengelohan air gambut tersebut pada tahun 2019 mendatang.

"Kita kan PDAM bukan membangun itu, kita sebagai operator saja. Kemudian selama ini pembangunan itu dibantu oleh Dinas Pekerjaan Umum dalam hal ini Cipta Karya. Namun kita bisa memberi masukan dan selama ini juga sudah kita beri masukan," terang Juntak.

Dan untuk masalah lambannya pelayanan PDAM dalam hal pemasangan, lebih lanjut Tunjak menjelaskan hal itu diakibatkan oleh beberapa faktor.

Menurutnya hal yang paling mendasar dari lambannya pemasangan itu adalah ketidaktersediaan barang di tempatnya, "karena barang-barang tersebut harus dikirim diluar Kabupaten, tapi tidak begitu terlambat kok," ujarnya.

Selain itu dengan adanya biaya tambahan sebesar Rp. 300ribu untuk penarikan pipa meteran yang tidak sejalur, Tunjak juga memberikan penjelasan atas kejadian tersebut.

"Kalau seperti itu sistemnya kan swadaya masyarakat, jika kalau memang mereka berkenan. Dan proses pengelolaannya bukan dari pihak kami, itu akan dilimpahkan ke mereka juga," tukasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved