Pembunuhan Sungai Rengas

Hasil Tes Kejiwaan Ayah Banting Putrinya hingga Tewas, Ini Ancaman Hukumannya

Iptu Muhammad Reski Rizal mengatakan dalam proses penyidikan pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Supardi Supriyatman.

Hasil Tes Kejiwaan Ayah Banting Putrinya hingga Tewas, Ini Ancaman Hukumannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Rekonstruksi penganiayaan Putri Aisyah (1,4) hingga tewas oleh ayah kandungnya sendiri Supardi Supriyatman yang digelar di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (6/12/2018) pagi. Sebanyak 19 adegan diperagakan oleh pelaku yang turut dihadiri ibu korban. 

Hasil Tes Kejiwaan Ayah Banting Putrinya hingga Tewas, Ini Ancaman Hukumannya

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakasat Reskrim Polresta Pontianak Iptu Muhammad Reski Rizal mengatakan dalam proses penyidikan pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Supardi Supriyatman, tersangka yang melakukan tindak kekerasan kepada putrinya hingga meninggal dunia.

Hasilnya setelah dua kali diperiksa ahli psikologi bahwa tersangka SS dinyatakan normal kejiawaannya.

"Kita telah dua kali melakukan pemeriksaan kejiawaan tersangka yakni pada hari pertama tersangka diamankan Setelah melakukan kekerasan dan dua hari setelah itu kita periksa kembali dan hasilnya tersangka normal," ujarnya sesaat setelah rekontruksi di Mapolresta Pontianak, Kamis (6/12/2018)

Saat disinggung jeratan pasal yang disangkakan kepada tersangka, pihaknya menjelaskan tersangka akan dikenakan UU perlindungan anak yakni pada pasal 87 ayat 4.

Baca: Motif Ayah Banting Anak Hingga Tewas, Aksi Saling Rebut Berujung 3 Hempasan Maut

Baca: Kalbar 24 Jam - Sutarmidji Ganti 9 Kadis, Pria Terjebak di Truk hingga Pasar Beringin Kebakaran

Alasan penerapan pasal tersebut lantaran bahwa tersangka merupakan ayah kandung dari korban.

"Ancaman hukuman berupa kurungan 15 tahun ditambah sepertiga. Kenapa ditambah sepertiga karena tersangka merupakan ayah kandung korban," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang oknum security atau Satuan Pengamanan (Satpam) tega menghabisi nyawa putrinya sendiri, Sabtu (24/11/2018) pukul 08.30 WIB.

Security bernama Supardi Supriyatman, itu membanting putrinya yang bernama Putri Aisyah yang berumur 1,4 tahun.

Halaman
1234
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved