Pemilu 2019

Bawaslu Kapuas Hulu Ingatkan Pelaku Politik Tidak Gunakan Politik Identitas

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas Hulu saat ini sedang fokus pada pengawasan politik identitas atau disebut politik SARA

Bawaslu Kapuas Hulu Ingatkan Pelaku Politik Tidak Gunakan Politik Identitas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Ketua Bawaslu Kapuas Hulu Musta'an 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas Hulu saat ini sedang fokus pada pengawasan politik identitas atau disebut politik SARA.

Sebab ini sangat berbahaya karena bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Apa lagi di Kabupaten Kapuas Hulu memiliki beragama suku dan agama yang majemuk. Biarpun selama ini Kapuas Hulu, sangat aman dari konflik identitas, tapi harus tetap selalu kita jaga dengan sebaik mungkin," ujar Ketua Bawaslu Kapuas Hulu Musta'an kepada wartawan, Kamis (6/12/2018).

Musta'an menjelaskan bahwa, masyarakat Kapuas Hulu masih dalam satu keluarga besar. Sehingga tidak mudah terprovokasi dan terpengaruh dengan isu-isu yang bisa memecah belah kerukunan umat beragama.

"Ini semua tentu tugas bersama, bagaimana proses politik berjalan lancar dan aman, tanpa ada politik identitas," ucapnya.

Baca: Totalnya Penjaminan LPS Capai Rp5,645 Triliun, Berikut Batas Penjaminan Per Nasabah

Dengan ini Musta'an mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, khususnya para pelaku politik untuk tidak melakukan politik identitas.

"Kita dalam hal ini, selalu melakukan pencegahan dini dan pemantauan setiap di lapangan. Karena akibat dari politik identitas sangat besar buruknya," ujarnya.

Diharapkan, proses pemilu legislatif dan Presiden tahun 2019 khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu berjalan dengan aman dan lancar. Tanpa ada gangguan apapun dari hal-hal yang bisa merugikan semua pihak.

"Marilah kita sama-sama sukseskan pemilu yang damai, jujur, dan berkualitas," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved