Kotak dan Bilik Suara Pemilu 2019 Gunakan Kardus, Ini Kata Forpman

Untuk itu, lanjutnya, guna memastikan kotak suara tidak rusak harus kerja ekstra penyelenggara tingkat teknis di tataran penyelenggara.

Kotak dan Bilik Suara Pemilu 2019 Gunakan Kardus, Ini Kata Forpman
TRIBUN FILE
Ketua Umum Forum Pemuda dan Mahasiswa Nusantara, Bambang Sudarmono. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bilik dan kotak suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 terbuat dari kardus.

Dewan Pakar Forum Pemuda dan Mahasiswa Nusantara (Forpman), Bambang Sudarmono menilai perlu adanya kerja keras dari penyelenggara pemilu guna memastikan kotak dan bilik yang terbuat dari kardus tak berpotensi adanya kecurangan.

Baca: Syafrudin : Bupati Konsisten Jaga Aset Daerah

Baca: IP2SB Kapuas Hulu Ajak Pemuda Sukseskan Pemilu 2019

"Terkait kotak suara menggunakan kardus emang dilihat dari sisi penghematan anggaran sah-sah saja namun tentu akan menambah potensi rawan kecurangan juga perlu diperhatikan. Mengingat sebaran TPS di setiap wilayah punya jangkauan atau medan yang bisa ditempuh berhari-hari, belum lagi cuaca yang tidak mendukung akan bisa merusak kotak suara yang terbuat dari kardus, terkadang dengan menggunakan aluminium saja masih bisa dirusak apalagi dengan menggunakan kardus," ujarnya, Senin (03/12/2018)

Untuk itu, lanjutnya, guna memastikan kotak suara tidak rusak harus kerja ekstra penyelenggara tingkat teknis di tataran penyelenggara.

"Masyarakat harus bisa mengawasi betul dari distribusi logistik sampai pungut hitung dan dipastikan juga agar kotak suara tidak dimanipulasi harus dipastikan segel KPU harus benar-benar terpasang guna memastikan tidak ada manipulasi suara," bebernya.

Disisi lain, menurut Bambang, juga perlu di pikirkan tempat penyimpanan kotak suara agar benar-benar aman baik dari kondisi eksternal atau internal.

"Karena jika tempat penyimpanan lembab saja akan bisa merusak kotak suara yang berbahan kardus. Dan KPU harus bisa memastikan tempat penyimpanan itu tersedia disetiap daerah dan yang pasti harus aman dan terkendali," tutupnya. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved