Pileg 2019

KAMMI Kalbar: Memilih Hak Warga Negara

"Sekarang kita dalam proses konsolidasi, diantaranya dengan pelatihan penggunaan media sebagai sarana pengawasan pemilu.

KAMMI Kalbar: Memilih Hak Warga Negara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
┬áKetua KAMMI Kalbar, Imran Ramadhan saat bersama jajaran belum lama ini 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu diantara pemantau Pemilu 2019 yang telah tersertifikasi, KAMMI Kalbar menerangkan jika menggunakan hak pilih oleh buruh juga merupakan hak warga negara.

"Saya sangat sepakat untuk penerapan sanksi bagi perusahaan yang melarang karyawannya untuk memilih, karena ini adalah hak warga negara," ujar Ketua KAMMI Kalbar, Imran Ramadhan, Jumat (30/11/2018).

Baca: Harga TBS Anjlok, Kadisbun Landak Beberkan Hal Ini

"Seharusnya perusahaan bisa meliburkan atau memberikan izin kepada karyawan yang hendak menggunakan hak pilihnya. Selain itu perlu juga kita perhatikan jangan sampai ada perusahaan yang memaksakan pilihan pada karyawan untuk memilih satu diantara kandidat," tuturnya.

Imran pun menerangkan, jika untuk memantau pemilu ini, pihaknya sedang dalam tahapan berkonsolidasi.

"Sekarang kita dalam proses konsolidasi, diantaranya dengan pelatihan penggunaan media sebagai sarana pengawasan pemilu. Kita berharap bisa bejalan secara baik," bebernya.

Ia pun memastikan jika seluruh anggota KAMMI ikut terlibat dalam pengawasan guna mensukseskan pemilu.

"Semua anggota KAMMI kita arahkan terlibat dalam proses pengawasan pemilu. Biasanya diawal-awal begini pelanggaran pemilu belum terlalu masif. Politik uang dan lainnya biasa terjadi diwaktu-waktu menjelang pencoblosan, itu yang mesti diantisipasi," tutup Imran Ramadhan.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved