Bisnis Co-Working Space yang Kian Menjanjikan dan Mulai Berkembang di Pontianak

Co-working space tradisional biasanya hanya memberikan layanan berupa tempat kerja yang dilengkapi dengan meja dan koneksi internet yang memadai.

Bisnis Co-Working Space yang Kian Menjanjikan dan Mulai Berkembang di Pontianak
Instagram
Akun Instagram co-working space @atascowork, Jumat (30/11/2018). 

Laporan wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Coworking space atau common temporary workspaces menjadi bisnis kekinian yang tumbuh dan mendapat perhatian dari masyarakat urban Indonesia. Layanan co-working space, menjadi solusi bagi 'pekerjaan modern' macam pengembang start-up, pekerja lepas, atau orang yang bekerja virtual dengan tipikal pekerjaan jarak jauh.

Adanya layanan co-working space, memungkinkan
mbang start-up atau pengguna jasa layanan lainnya memiliki fasilitas layak untuk bekerja dengan lebih nyaman. Bahkan, sekaligus juga lebih efesien dari segi biaya.

Perkembangan bisnis co-working space sendiri agaknya tidak bisa dilepaskan dari budaya kerja masyarakat modern yang tak lagi seperti pola budaya kerja konvensional. Banyak orang terkoneksi dengan pekerjaan virtual jarak jauh berkat teknologi.

Menarik, lantaran berdasarkan survei The Future of Work yang dilakukan PricewaterhouseCoopers (PwC) kepada 10.000 pekerja di dunia akhir tahun lalu menunjukkan, satu dari lima responden ingin bekerja secara virtual.Mereka ingin bekerja di mana pun, asalkan lewat dukungan teknologi.

Bahkan di Inggris, hanya 14 dari responden yang masih mau bekerja di kantor secara konvensional. “Di masa depan, kebiasaan pergi ke kantor pukul sembilan pulang pukul lima akan menjadi kenangan,” tulis PwC.

Co-working space tradisional biasanya hanya memberikan layanan berupa tempat kerja yang dilengkapi dengan meja dan koneksi internet yang memadai.

Namun, konsep tersebut agaknya sudah bergeser Sejak 2015, di mana konsep baru dengan tema “hybridization and specialization,” atau disebut juga dengan co-working 2.0, diperkenalkan.

Unik, lantaran dalam konsep hybridization dan specialization co-working space ini memungkinkan pengguna jasanya dapat melakukan beberapa kegiatan sekaligus. Contoh sederhananya, bekerja sembari mengawasi anak-anak, di mana konsep ini sudah diterapkan di Brooklyn Explore Academy, Amerika Serikat.

Perkembangan coworking space pun dinilai cukup masif. Berdasarkan Global Coworking Survey 2015, jumlah coworking space di tahun tersebut secara global tumbuh 36%.

Lantas bagaimana di Indonesia?.  Berdasarkan Cushman Wakefield, bisnis ini disebut terus berkembang dengan tren pertumbuhan 15 persen pada 2017 lalu.

Dengan perkembangan teknologi uang menyebabkan tumbuhnya lingkungan kerja virtual jarak jauh dan fleksibel, membuat bisnis Co-Working Space ini kian menjanjikan.

Di Pontianak sendiri, sejauh ini, bisnis Co-Working Space tampaknya sudah mulai dilirik. Adalah Atas Co-Working Space yang berlokasi di Jalan Putri Candramidi nomor 55 Pontianak, yang menawarkan jasa layanan Co-Working Space ini.

Dalam pantauan kami di laman akun Instagram-nya, pada Jumat (30/11/2018),  perusahaan co-working space ini menawarkan tiga layanan. Ruang meeting, ruang event, serta  ruang kerja dan belajar. (hak)

Penulis: Ishak
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved