Bersepeda di Jantung Borneo II Jadi Pionir Pelaksanaan Standar X #GoodEvent di Indonesia

Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (BBTNBKDS) sebagai penyelenggara kegiatan Bersepeda di Jantung Borneo II

Bersepeda di Jantung Borneo II Jadi Pionir Pelaksanaan Standar X #GoodEvent di Indonesia
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Penyerahan sertifikat apresiasi dari Clean Action Network atas upayanya menerapkan Standar X #Goodevent. Sertifikat tersebut diserahkan di Auditorium II Gd Manggala Wanabakti Senayan Jakarta, Jakarta, 28 November 2018. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (BBTNBKDS) sebagai penyelenggara kegiatan Bersepeda di Jantung Borneo II (HoB Cycling) mendapat sertifikat apresiasi dari Clean Action Network atas upayanya menerapkan Standar X #Goodevent.

Sertifikat tersebut diserahkan di Auditorium II Gd Manggala Wanabakti Senayan Jakarta, Jakarta, 28 November 2018. Standar X #Goodevent merupakan penerapan dari SNI ISO 20121:2017 Sistem Manajemen Event Berkelanjutan-Persyaratan dengan Panduan Penggunaan.

Salah satu rangkaian Festival Danau Sentarum (FDS) 2018 ini dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2018 menempuh rute sejauh 141,69 Km dimulai dari Sri Aman, Malaysia dan finish di Lanjak, Indonesia.

Baca: Termotivasi Bawa Tim Untan ke Final Four LIMA Futsal

Mengusung tema Cross Country Eco Cycling, Bersepeda di Jantung Borneo II merupakan pionir pelaksanaan Standar X #GoodEvent di Indonesia.

Program yang diluncurkan oleh KLHK dan menggandeng penggiat lingkungan Clean Action Network ini mengusung prinsip pengurangan material non ramah lingkungan, perubahan perilaku disiplin terkait sampah dan tertib berlalu lintas, serta menyebarkan pesan penyelenggaraan acara yang berpihak pada lingkungan.

Executive Board Clean Action Network, Hani Sumarno, saat penyerahan langsung sertifikat mengucapkan terima kasih dan salut kepada BBTNBKDS, panitia, serta stakeholders lain di Kabupaten Kapuas Hulu yang telah berani memulai inisiatif #Goodevent dalam Bersepeda di Jantung Borneo II.

Sharing pengalaman dari best practice penerapan Standar X #Goodevent ini turut dipresentasikan pada acara Sinergitas Pengelolaan Pariwisata Alam Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan, yang dilaksanakan oleh Pusat Standardisasi LHK pada 28 November 2018 di Auditorium II Manggala Wanabakti tersebut.

SNI ISO 20121:2017 merupakan adopsi identik dari ISO 20121:2012, Event sustainability management systems — Requirements with guidance for use, dengan metode adopsi republikasi – reprint.

Adopsi standar ini telah dibahas dan disepakati dalam rapat konsensus KomiteTeknis 13-07 Manajemen Lingkungan di Jakarta, pada tanggal 17 April 2017.

SNI ISO 20121:2017 memberikan kerangka untuk mengenali adanya kemungkinan dampak negatif dari berbagai acara, baik secara sosial, ekonomi, maupun terhadap lingkungan, yaitu dengan menghapus atau mengurangi acara-acara tersebut, serta meningkatkan dampak positif melalui peningkatan perencanaan dan proses.

SNI ISO 20121:2017 menjelaskan kerangka sistem manajemen yang akan membantu setiap acara yang berkaitan dengan organisasi. Mencakup tiga hal pertama menguntungkan dari segi finansial, memberi efek sosial yang positif pada masyarakat dan mengurangi adanya efek negatif acara pada lingkungan sekitar.

Penulis: Maskartini
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved