Citizen Reporter

Cegah Radikalisme Kalangan Pelajar, Masdar: Radikalisme Timbulkan Dampak Buruk bagi Bangsa

Dijelaskan juga mengenai ciri-ciri dan bentuk-bentuk radikalisme, penyebab radikalisme, dan pencegahannya.

Cegah Radikalisme Kalangan Pelajar, Masdar: Radikalisme Timbulkan Dampak Buruk bagi Bangsa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Suasana dialog tentang pencerahan pencegahan radikalisme di kalangan pelajar di Pondok Pesantren Al-Rahmah yang berlokasi di KM 4 Jl. Merdeka Timur 

Citizen Reporter

Humas Polres Sekadau, Brigadir Aji

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pondok Pesantren Al-Rahmah yang berlokasi di KM 4 Jl. Merdeka Timur menjadi lokasi pertama berlangsungnya dialog tentang pencerahan pencegahan radikalisme di kalangan pelajar.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang merupakan organisasi sayap NU.

Menghadirkan 3 narasumber, yakni Kasat Binmas Polres Sekadau Iptu Masdar, Ketua MUI Kabupaten Sekadau Kyai Muhdlar, S.PdI. MM dan PC NU Kabupaten Sekadau Tohidin serta dihadiri pelajar dari SMA Al-Rahmah, Senin (26/11/2018).

Iptu Masdar pada awal paparannya menjelaskan definisi radikalisme, yakni suatu paham yang menghendaki adanya perubahan / pergantian suatu sistem di masyarakat sampai ke akarnya. Jika perlu dilakukan dengan cara kekerasan dan menginginkan perubahan total suatu kondisi seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Baca: Wujudkan Kamtibmas, Kanit Provos Polsek Tebas Gelar Silaturahmi

Dijelaskan juga mengenai ciri-ciri dan bentuk-bentuk radikalisme, penyebab radikalisme, dan pencegahannya. Pada kesempatan ini juga dibuka sesi tanya jawab terhadap para pelajar.

Radikalisme menimbulkan banyak dampak buruk bagi suatu bangsa, diantaranya meresahkan banyak umat, menghilangkan rasa kasih sayang dan keharmonisan antar umat beragama, merusak nasionalisme dan ideologi pancasila, dan mencoreng nama baik suatu agama.

Untuk mencegah merasuknya paham radikalisme, Kasat Binmas menjelaskan, bukan hanya pemerintah dan instansi terkait saja yang bergerak melakukan pencegahan.

Namun para pemuda dan pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa yang masih dalam tahap pembentukan pribadinya sehingga memerlukan bimbingan khusus dari orang tua tentunya agar nantinya tidak terseret dalam paham radikalisme.

Baca: Slank Fans Club Mempawah Diresmikan, Sarana Tingkatkan Prestasi dan Kreativitas Slankers

Iptu Masdar menyampaikan, paham radikalisme dapat dicegah dengan memahamkan ilmu pengetahuan yang baik dan benar sejak dini, meminimalisir kesenjangan sosial, menjaga persatuan dan kesatuan, berperan aktif dalam melaporkan indikasi paham radikalisme kepada pihak kepolisian, menyaring informasi yang didapat/menghindari hoax, serta turut aktif mensosialisasikan anti radikalisme. (*)

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved