Direktur Perusahaan Benamkan Kepala Karyawannya ke Panci Panas Berisi Makanan, Videonya Viral!

Video direktur rebus kepala karyawannya yang berdurasi 1 menit tersebut awalnya dipublikasikan...

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNVIDEO.COM
Video viral direktur benamkan kepala karyawannya ke panci mendidih saat makan bersama. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Viral sebuah video seorang eksekutif perusahaan membenamkan kepala karyawannya ke dalam panci panas yang berisi makanan.

Tribun-Video.com melansir SCMP, Jumat (23/11/2018), video direktur rebus kepala karyawannya tersebut telah memicu kemarahan para netizen.

Baca: Makan Camilan dari Sebuah Maskapai, Ibu Dua Anak Ini Sekarat Sesak Nafas Lalu Pingsan

Baca: Tren Kuku Terbaru Paling Aneh, Sampai Ada Yang Ingin Muntah Melihatnya!

Baca: 5 Grup Cowok K-Pop yang Selalu Merajai Tangga Lagu Digital, Dari BIGBANG Hingga BTS

Baca: Tak Hanya Unfollow Instagram, Reino Barack Juga Suruh Luna Maya Tak Usah Hubunginya Lagi

Video direktur rebus kepala karyawannya yang berdurasi 1 menit tersebut awalnya dipublikasikan oleh situs berita mingguan Shukan Shinco.

Hotpot
Hotpot (Toronto Star)

Dalam video direktur rebus kepala karyawannya tersebut, terlihat sekelompok orang sedang makan di sebuah restoran Jepang.

Di meja terlihat nabe atau panci besar yang berisi air mendidih yang digunakan untuk memasak daging dan sayuran. 

Dalam video, terlihat seorang pria yang tidak terlihat, membenamkan kepala korban ke dalam panci yang berisi air panas.

Beberapa orang dalam video tersebut terdengar berteriak bahkan tertawa, sementara korban tampak menjerit kesakitan.

Situs tersebut menyebutkan, insiden itu terjadi pada sebuah pesta di akhir tahun 2015.

Orang-orang yang berpesta merupakan karyawan sebuah agensi hiburan yang berbasis di Shibuya Ward, Tokyo, yang disebut MELM, oleh surat kabar Mainichi.

Dalam video juga terlihat seorang pria yang menderita luka bakar. 

Pria tersebut disebutkan telah membuat laporan polisi terhadap pemimpin perusahaan dan meminta ganti rugi.

Akibat luka bakar yang dideritanya, pria tersebut setidaknya membutuhkan waktu satu bulan untuk sembuh. 

Meski demikian, tidak disebutkan mengapa pria tersebut baru melaporkan kejadian itu setelah 3 tahun berlalu.

Dalam jumpa pers yang diadakan pekan ini, pria itu mengaku trauma dan terbayang apa yang dialaminya saat melihat nabe

Pria yang tidak disebutkan namanya tersebut juga ingin pemimpin perusahaan mengakui kesalahannya dan menebus tindakannya.

Video tersebut telah menjadi perhatian netizen dan menuai komentar beragam. 

Banyak netizen yang mengecam tindakan dalam video tersebut. 

Sumber: Surya Malang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved