Citizen Reporter

PMII dan KAMMI IAIN Pontianak Bersinergi Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Seperti pada umumnya dalam tradisi kultural peringatan Maulid Nabi, para kader disuguhi buah buahan dengan berbagai jenis.

PMII dan KAMMI IAIN Pontianak Bersinergi Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) IAIN Pontianak berkolaborasi dengan Kesatuan Aksi Mahaiswa Muslim Indonesia (KAMMI) IAIN Pontianak dalam rangka memperingati hari kelahiran Rasullulah dengan menggelar Sholawat bersama di Masjid IAIN Pontianak Lantai 2, Jumat (23/11/2018) 

Citizen Reporter
Maulidia
Kader PMII IAIN

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Masih dalam suasana bulan Maulid, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) IAIN Pontianak berkolaborasi dengan Kesatuan Aksi Mahaiswa Muslim Indonesia (KAMMI) IAIN Pontianak dalam rangka memperingati hari kelahiran Rasullulah dengan menggelar Sholawat bersama di Masjid IAIN Pontianak Lantai 2, Jumat (23/11/2018)

Acara ini digelar tidak hanya untuk sholawatan saja akan tetapi untuk menjalin silaturahim antara kader PMII dan kader KAMMI di ruang lingkup kampus IAIN Pontianak.

Baca: Kader PMII Untan Raih Mendali Emas dan Perunggu di Ajang Porprov 2018

Baca: Kontingen Landak Masuk Peringkat 2 Porprov Kalbar, Karolin Sampaikan Ini

Seperti pada umumnya dalam tradisi kultural peringatan Maulid Nabi, para kader disuguhi buah buahan dengan berbagai jenis.

Dalam prosesi shalawatan diiringi dengan hadrah, yang memimpin showalawat adalah Bobi Ashari, Khoirul dna Syakirin. Yang memainkan hadrah adalah adik-adik yang merupakan santri dari Pondok Pesantren Manba’usshafa, yang kebetulan sang vokalis Bobi Azhari merupakan santri di Pondok Pesantren tersebut.

Seperti pada umumnya, perayaan maulid nabi dikemas dengan Tausiah yang di sampaikan oleh senior PMIII yang berasal dari Situbondo Jawa Timur yaitu Rongo Lawe, ia adalah salah satu santri di salah satu pondok peantren di Jawa Timur. Dalam ceramahnya dia menyampaikan tentang sejarah lahirnya nabi Muhammad dan wafatnya nabi Muhammad. Menurutnya di momen Maulid Nabi ini harus mensyukuri bahwa muslim saat ini menjadi umatnya Nabi Muhammad SAW.

‘”Kita harus bersyukur menjadi bagian dari umatnya Nabi Muhammad, beliau merupakan suri tauladan yang baik”jelasnya. juga mengatakan bahwa menurut resep Kyainya agar manusia sukses di dunia adalah dengan cara menyedekahkan hartanya untuk acara Maulid Nabi.

Maulid nabi ini berjalan kurang lebih 2 Jam, dengan diiringi puji-pujian dan ditutup dengan pembacaan doa. Mereka berharap agar agenda kolaborasi antara PMII dan KAMMI berlanjut tidak hanya di acara Maulid saja. Demi mejadikan IAIN lebih baik dan berkah dengan engadakan acara berbaut silaturahmi antar OKP.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved