Aswandi Sebut Hal Positif Malaysia Berikan Kesempatan Pelajar Indonesia Kuliah Dinegaranya

Saya menganggap itu positif, tapi kalau mereka ingin membangun sekolah disini ya tentu mereka harus mengikuti aturan kita.

Aswandi Sebut Hal Positif Malaysia Berikan Kesempatan Pelajar Indonesia Kuliah Dinegaranya
ISTIMEWA
Wakil Rektor Bagian Akademik Untan, Dr Aswandi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Pendidikan Untan, Dr Aswandi  menilai adanya kesempatan mengenyam pendidikan di Malaysia seperti halnya yang ditawarkan adalah hal positif.

Saya kira apa yang dilakukan pihak Malaysia melakukan pameran pendidikan, supaya masyarakat kita mendapat informasi mengenai perguruan tinggi mereka dan menumbuhkan minat agar pelajar Indonesia kuliha disana adalah hal positif.

Itu positif dan tidak ada masalah, karena ini memang eranya sekarang membangun jejaringan, apalagi sudah masuk era ekonomi Asean.

Baca: 18 Perguruan Tinggi Malaysia Tawarkan Peluang Kuliah Bagi Warga Kalimantan, Bisa Masuk Tanpa Tes Loh

Baca: Kesaksian Rekan Warga Mempawah yang Tewas di Malaysia, Sebut Polisi Sempat Curigai Ada Penganiayaan

Membangun jejaringan , memang seperti itu dan kampus di Malaysia ternyata dia bisa memberikan fasilitas dan juga memudahkan pelajar kita masuk disana menurut saya positif.

Orang Indonesia ke sana, tidak ada yang melarang. Tapi ketika kita memilih untuk kesana pasti kita sudah mengerti, apakah kampusnya memang lebih bagus dari kita.
Karena di Indonesia ini tidak kalah dengan di Malaysia soal pendidikan.

Barang kali ada sedikit kelemahan kita dari segi fasilitas, misalnya seperti perpustakaannya, ilmu teknologinya.
Tapi kalau soal perguruan tinggi saya kira di Indonesia tidak kalah dengan Malaysia.

Adanya kemudahan untuk masuk dan beasiswa, saya sambut baik apabila pelajar kita dapat menuntut ilmu disana. Mereka memberikan kesempatan yang baik bagi anak muda kita.

Biaya pendidikan yang murah dengan fasilitas yang baik maka sebuah kesempatan baik bagi masyarakat.. Sementara kita di sini masih mahal biaya pendidikannya diperguruan tinggi.

Saya menganggap itu positif, tapi kalau mereka ingin membangun sekolah disini ya tentu mereka harus mengikuti aturan kita.

Ada di dalam Undang-undang pendidikan mengatur sekolah asing

Sekolah internasional juga banyak di Jakarta, tapi mereka tidak boleh ikut kurikulum mereka sepenuhnya. Mereka harus belajar Pancasila dan pelajaran yang ada di Indonesia ini.

Kerjasama seperti itu bagus, sekarang ini sudah saatnya saling menjalin hubungan. Tidak boleh kita memberikan batasan-batasan.Tidak hanya kepada Malaysia, kemana-mana juga silahkan.

Selama masih bekerjasama diplomatik maka tidak ada masalah negara luar melakukan sosialisasi dan menarik minat pelajar jita untuk menuntut pendidikan dinegaranya.

Semoga pelajar kita bisa berhasil menuntut ilmu disama dan kembali kenegaranya untuk mengembangkan apa yang telah didapatkan disana.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved