Penyandang Disabilitas Mental Sudah Masuk DPT Sejak Pemilu Lalu

"Selama ada surat keterangan dokter yang menyatakan kejiwaanya terganggu maka tidak didata," katanya.

Penyandang Disabilitas Mental Sudah Masuk DPT Sejak Pemilu Lalu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Ketua KPU Provinsi Kalbar, Ramdan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua KPU Provinsi Kalbar, Ramdan menerangkan jika penyandang disabilitas mental atau tuna gharita memang telah masuk kedalam DPT sejak pemilu yang lalu.

"Sejak pemilu sebelumnya sudah berlaku. Makanya di Singkawang ada TPS di RSJ," bebernya, Rabu (21/11/2018).

Baca: Disabilitas Mental Bisa Ikut Memilih di Pemilu 2019

Baca: Pemilu 2019, Kapolres Sebut Isu Primordial Tak Akan Laku di Kayong Utara

"Sudah (masuk dalam DPT, red) kecuali ada surat keterangan dari dokter yang menyatakan bersangkutan sakit kejiwaaanya, maka tidak dimasukan dalam DPT," tegas Ramdan.

Ramdan pun mengatakan jika hal tersebut diatur dalam PKPU 11 pasal 4.

"Selama ada surat keterangan dokter yang menyatakan kejiwaanya terganggu maka tidak didata," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved