Misrawi Dukung Penyandang Disabilitas Mental Masuk DPT

Hal tersebut sebagaimana diatur di dalam UU 7/2017 tentang pemilu pasal 199 yang menyebutkan bahwa untuk dapat menggunakan hak memilih

Misrawi Dukung Penyandang Disabilitas Mental Masuk DPT
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Komisioner KPU Kalbar, Misrawi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kalbar, Misrawi mendukung penyandang disabilitas mental masuk kedalam DPT.

"Menurut saya selama yang bersangkutan memenuhi syarat sebagai pemilih yang dibuktikan dengan surat keterangan dari lembaga yang memiliki kewenangan bahwa yang bersangkutan sedang tidak terganggujiwanya maka menurut saya yang bersangkutan dapat menggunakan hak pilihnya. Selama yang bersangkutan sudah masuk dalam daftar pemilih yang disusun oleh KPU," tuturnya, Kamis (22/11/2018).

Baca: Penyandang Disabilitas Mental Sudah Masuk DPT Sejak Pemilu Lalu

Baca: Disabilitas Mental Bisa Ikut Memilih di Pemilu 2019

Menurutnya, hal tersebut sebagaimana diatur di dalam UU 7/2017 tentang pemilu pasal 199  yang menyebutkan bahwa untuk dapat menggunakan hak memilih, WNI harus terdaftar sebagai pemilih kecuali yang ditentukan lain dalam UU ini.

Misrawi pun mengatakan, jika tidak masuk dalam DPT karena mungkin luput dari proses pemutakhiran maka yang bersangkutan dapat menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan kartu tanda kependudukan.

"Mungkin (E-KTP) yang mesti terpenuhi terlebih dahulu bagi warga negara yang untuk dapat menggunakan hak pilihnya. (Mendukung, red) Selama memenuhi syarat sebagaimana diatur UU maupun PKPU. Karena ini menyangkut hak konstitusional warga negara," katanya 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved