Irwan Manik Janji Segera Copot APK Tak Sesuai Aturan

"Rencananya kita akan ada eksekusi terkait masalah APK-APK yang melanggar, rencana sekitar minggu depan, karena proses harus berjalan dulu,"ujarnya

Irwan Manik Janji Segera Copot APK Tak Sesuai Aturan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Kordiv pengawasan hubungan masyarakat dan hubungan lembaga Irwan Manik Radja 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kordiv pengawasan hubungan masyarakat dan hubungan lembaga Irwan Manik Radja menerangkan jika pihaknya akan segera mencopot APK yang tak sesuai aturan.

"Kalau masalah APK sudah ada yang jadi temuan kami Bawaslu Kota, dan ini sudah diproses, surat juga sudah dikirim ke KPU, mungkin tinggal menunggu arahan KPU bagaimana," katanya, Jumat (16/11/2018).

"Rencananya kita akan ada eksekusi terkait masalah APK-APK yang melanggar, rencana sekitar minggu depan, karena proses harus berjalan dulu," timpal Irwan Manik.

Baca: APK Para Caleg Penuhi Persimpangan-persimpangan Jalan di Pontianak

Baca: Bentuk TPS di Lapas, Bawaslu Kalbar : Petugas KPPS di Lapas Harus Netral

Diterangkannya, yang tidak boleh untuk titik pemasangan APK yakni Jalan Gajah Mada, Jalan Tanjung Pura, Jalan Pahlawan, Jalan Veteran, dan Jalan Ahmad Yani.

"Kelima jalan tersebut tidak diperbolehkan KPU dan Wali Kota melalui Perwa," katanya.

Termasuklah, lanjutnya, baliho-baliho besar, yang vendor-vendor dipastikannya ukuran tidak sesuai karena rata-rata vendor 4×8, 4×10 sedangkan paling minim 4×7 atau yang menjadi maksimal.

"Akan kita tertibkan, kemudian baliho yang dekat-dekat. Aturannya antar baliho harus berjarak satu meter antar partai, kalau yang vendor-vendor selama tidak sesuai aturan maka akan ditertibkan," katanya.

Irwan Manik pun mengatakan pihaknya sedang mengkaji APK yang ada di Kawasan Jalan Ahmad Yani karena memang merupakan titik yang tidak diperbolehkan.

"Sudah masuk dalam temuan kami (APK Jalan Ahmad Yani, red), sekarang lagi dikaji pelanggarannya seperti apa. Yang pertama karena itu di Jalan Ahmad Yani, tinggal kita liat, itukan vendor, kita liat nanti milik siapa. Kita juga sudah bersurat ke Wali Kota untuk meminta nama pemilik dan titik-titik yang ada di Kota Pontianak, maka akan dikaji lagi," jelasnya.

Maka dari itu, Irwan pun mengimbau agar para peserta pemilu dapat mentaati aturan dan tidak memasang APK ditempat yang tidak diperbolehkan.

"Berharap caleg memasang APKnya lebih rapi karena kasian dengan Kota Pontianak karena akan terjadi banyak ketidakrapian, dan saya juga minta tolong agar dipelajari aturan yang sudah dibuat KPU, dibaca kembali agar kampanye berjalan dengan baik," katanya. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved