Oktavia Harap Iwapi Tak Sekedar Ajang Kumpul Tapi Bisa Jadi Mitra Strategis Pemda

Iwapi Pontianak, kata Okta, harus menjadi contoh untuk wanita pengusaha lainnya yang ingin “terjun” ke dunia usaha.

Oktavia Harap Iwapi Tak Sekedar Ajang Kumpul Tapi Bisa Jadi Mitra Strategis Pemda
TRIBUNPONTIANAK/NINA SORAYA
Ketum Iwapi Kalbar Oktavia menyerahkan plakat kepada Staf Ahli Wali Kota Pontianak Iwan Apriadi, Kamis (15/11/2018). 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Nina Soraya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Ketua Umum DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kalimantan Barat, Oktavia, berharap Iwapi tidak sekedar menjadi ajang kumpul untuk arisan para pengusaha muda atau hanya kumpul di café.

Namun ia menaruh harapan besar agar Iwapi Kota Pontianak menjadi pemberi solusi dalam mengembangkan dan meningkatkan potensi wanita pengusaha Kota Pontianak menuju kemandirian gender yang kompetitif dengan program kerja nyata.

Baca: Sri Yuniarti Pimpin Iwapi Pontianak

Baca: Setahun Lalu Terakreditasi, Tim Verifikasi Akreditasi Kembali Tinjau RSAU Lanud Supadio 

“Targetnya adalah Iwapi harus menjadi mitra kerja pemerintah daerah,” kata Oktavia saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Iwapi Kota Pontianak, di Golden Tulip Pontianak, Kamis (15/11/2018).

Iwapi Pontianak, kata Okta, harus menjadi contoh untuk wanita pengusaha lainnya yang ingin “terjun” ke dunia usaha.

“Harus juga bisa memberi motivasi bagi pengusaha perempuan. Iwapi juga harus terus aktif memberikan pelatihan dan menciptakan produk dalam negeri,” ujarnya.

Saat ini pengurusan Iwapi di Kalbar yang telah terbentuk di Melawi, Sintang, Putusibau, Sambas, Singkawang, Mempawah dan Kota Pontianak.

Baca: Terancam Pecat, Oknum PNS di Disdukcapil Terjaring OTT Saber Pungli

Baca: Peringati Hari PMI ke 73, Mempawah Gelar Perkemahan Bagi PMR

Dia merencanakan akan menggelar pelatihan terkait penerapan teknologi digital yang menggandeng Google dan Facebook.

“Pelatihan digital seperti ini di provinsi lain sudah dilakukan. Satu di antara isinya bagaimana pemasaran di facebook. Lalu kita ajarkan bagaimana saat di search engine itu produk kita lebih dulu muncul, bagaimana menginput data yang benar. Sementara dengan google pelatihan tentang manajemen digital,” paparnya.

Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved