Pilpres 2019

Tanggapi Pernyataan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ini Jawaban Deputi Kogasma Demokrat

hasil konsolidasi di tiap daerah, tentunya menjadi masukan buat penjadwalan kampanye SBY dan AHY

Tanggapi Pernyataan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ini Jawaban Deputi Kogasma Demokrat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Herzaky M. Putra, S.Sos., MM . 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Deputi Kogasma Partai Demokrat, Herzaky M. Putra menanggapi pernyataan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani yang menyatakan sampai dengan saat ini SBY dan AHY belum berkampanye bersama Prabowo dan Sandi, meski sudah pernah menjanjikannya.

Deputi Kogasma Partai Demokrat, Herzaky M. Putra, menyatakan wajar-wajar saja kalau SBY dan AHY belum sempat kampanye bersama Prabowo atau Sandi.

“Demokrat saat ini sedang fokus di dalam. Kemarin baru saja selesai pembekalan caleg DPR RI Partai Demokrat di tingkat nasional. Ada arahan-arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat, SBY dan Komandan Kogasma, AHY, mengenai visi, misi, strategi kampanye dan pemenangan Partai Demokrat. Arahan di tingkat nasional ini bakal caleg bawa dan komunikasikan ke struktur partai dan tim kampanye di tiap dapil mereka,” lanjut Herzaky.

Baca: Bawaslu Akan Kumpulkan Jajaran Turunkan APK BK Tak Sesuai Aturan Serentak

Politikus asal Kalbar ini menambahkan, hasil konsolidasi di tiap daerah, tentunya menjadi masukan buat penjadwalan kampanye SBY dan AHY.

"Mana yang menjadi prioritas untuk didatangi. Kami ini bergerak pakai strategi, perhitungan yang matang. Bukan asal datang sana sini, bikin ramai, heboh, menarik perhatian. Kita ini mau menyerap aspirasi rakyat dan mendapatkan kepercayaan rakyat. Bukan asal lucu-lucuan dan keren-kerenan.” katanya.

“Tentunya ini butuh waktu buat penyusunan jadwalnya. Dari situ, baru kelihatan jadwal SBY dan AHY. Kita cocokkan nanti dengan jadwal Prabowo dan Sandi,” ungkap Herzaky.

Baca: Dinas Kesehatan Mempawah Gelar Sosialisasi Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat

"Prioritas kami tentu buat Demokrat dulu. Kalau di awal masa kampanye begini kami sudah sibuk kampanye pilpres, tapi persiapan pemenangan pilegnya belum optimal, konsolidasi internal partai buat pileg belum selesai, bagaimana caleg dan struktur partai Demokrat di daerah bisa bantu mengkapitalisasi captive market Demokrat, SBY, dan AHY untuk pemenangan Prabowo-Sandi? Kami mesti memastikan suara untuk Partai Demokrat dulu, barulah suara itu bisa kami arahkan untuk Prabowo-Sandi. Demokrat first, baru pilpres," tegasnya.

Lagipula, kata dia, jangan bahas masalah janji Demokrat, janji SBY, atau janji AHY.

Jika pihaknya, berjanji kata Herzaky, pasti dipenuhi. Banyak janji ke rakyat yang sudah Demokrat penuhi selama 10 tahun memimpin negeri ini. Apalagi sekedar ke parpol koalisi.

"Buat kampanye bersama, itu tinggal masalah waktu saja. Namanya jadwal bersama. Perlu menyesuaikan satu sama lain. Urusan teknis itu," ujar politikus kelahiran Pontianak ini.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved