Binmas Polsek Sejangkung Hadiri Jejak Pendapat dengan Pihak Puskesmas dan Dukun Beranak

Rita Ahe juga mengapresiasi para dukun beranak yang selama ini telah bekerja sama dengan para Bidan Desa.

Binmas Polsek Sejangkung Hadiri Jejak Pendapat dengan Pihak Puskesmas dan Dukun Beranak
ISTIMEWA
Pelaksanaan kegiatan jejak pendapat antara Puskesmas, Bumil dan Dukun Beranak.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Prosesi persalinan yang seyogianya mendapat penanganan oleh pihak medis, sering kali mendapat halangan oleh bidan kampung atau sering di sebut dukun beranak.

Banyaknya dukun beranak yang melarang para ibu hamil untuk memeriksa kandungannya ke tenaga medis atau bidan, sama seperti halnya yang terjadi di Desa Sendoyan, Dusun Kantan, Jumat (9/11/2018).

Mendapati hal tersebut kepala puskesmas sejangkung Rita Ahe melakukan jejak pendapat bersama ibu hamil dan dukun beranak setempat untuk membahas permasalahan yang mengganjal para Ibu hamil (Bumil) untuk datang ke bidan atau tenaga medis yang terdidik.

Baca: Ucap Hari Pahlawan, Dandim: Pahlawan Tidak Lihat Suku, Agama Ras atau Golongan

Di dalam dialog tersebut pihak puskesmas juga mengundang Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sejangkung sebagai pihak yang ikut menyuarakan, pentingnya pertolongan medis dalam proses persalinan guna menekan angka kematian ibu dan bayi di Kecamatan Sejangkung.

Dialog tersebut di maksudkan agar para ibu hamil sadar akan pentingnya pertolongan medis dalam prosesi kelahiran dan tidak pula mengesampingkan dukun beranak.

Baca: Bangunan Lantai II Pasar di Pontianak Tak Berfungsi Maksimal, Ini Kata Edi Kamtono 

Dalam rilis yang diterima Tribun, Rita Ahe juga mengapresiasi para dukun beranak yang selama ini telah bekerja sama dengan para Bidan Desa.

"Walau bagaimanapun tanggung jawab tetap di tanggung oleh para bidan desa dan bermuara ke puskesmas sejangkung, dari itu kami mengharapkan agar para Bumil hendaknya selalu rutin memeriksakan kandungan kepada pihak medis, dan jangan hanya bergantung kepada dukun beranak” imbuhnya di akhir dialog dengan Bumil dan dukun beranak.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved