Bangunan Lantai II Pasar di Pontianak Tak Berfungsi Maksimal, Ini Kata Edi Kamtono 

Ia menyebutkan, seperti Pasar Tengah, Pasar Teratai, Pasar Kemuning, Pasar Dahlia tidak berfungsi.

Bangunan Lantai II Pasar di Pontianak Tak Berfungsi Maksimal, Ini Kata Edi Kamtono 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Aktivitas jual beli Pasar Tradisional Flamboyan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejumlah pasar khususnya lantai dua, yang dibangun pemerintah Kota Pontianak tidak berfungsi maksimal. Bahkan tidak ada aktivitas jual beli layaknya seperti pasar umumnya. 

Tak berfungsinya lantai dua hampir disemua pasar, dibernarkan Plt Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. 

Ia menyakini suatu saat lantai dua pasar yang ada bisa dimanfaatkan dengan maksimal. 

Baca: Satu Korban Lion Air JT610 Kelahiran Kota Singkawang

Seperti Pasar Tengah, yang dibangun dengan biaya puluhan miliar dan diresmikan sekitar setahun terakhir,  lantai duanya tidak berfungsi maksimal. 

Plt Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak untuk melakukan inovasi, bagaimana caranya agar lantai dua yang telah dibangun ini bisa maksimal. 

Baca: Peringati Hari Pahlawan, Kapolres: Semoga Semakin Menginspirasi Anak Bangsa

Ia menyebutkan, seperti Pasar Tengah, Pasar Teratai, Pasar Kemuning, Pasar Dahlia tidak berfungsi.

"Hampir semua kios dilantai dua setiap pasar tidak ditempati termasuklah Pasar Tengah, kita minta dinas untuk kreatif agar membuat program apa yang bisa menarik pengunjung dan meminta para pemilik kios berjualan," ucap Edi Kamtono, Sabtu (10/11/2018).

Edi, yakin suatu saat lantai dua ini akan berfungsi maksimal seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pelaku usaha yang ada di Pontianak. 

"Ini juga akan berkembang kedepannya, seiring dengan meningkrnya penduduk dan pelaku usaha, saya yakin pasar lantai dua yang saat ini kosong akan terisi," harapnya. 

Selain itu, pembangunan lantai dua disebutnya sebagai investasi kedepannya, karena biaya pembangunan kedepan semakin tinggi. 

"Bisa saja nilai bangunan ini kedepan akan lebih tinggi biaya pembangunannya. Bangun sekarangkan lebih murah,"pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved