Pastikan Anda Bukan Penunggak Pajak, Ini Inovasi Pemkot Pontianak

Untuk memudahkan para wajib pajak (WP) mengetahui berapa tunggakan atau tagihan pajaknya, Badan Keuangan Daerah

Pastikan Anda Bukan Penunggak Pajak, Ini Inovasi Pemkot Pontianak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pamplet pelayanan BKD 

Citizen Reporter
Jimmy Ibrahim
Humas Pemkot Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Untuk memudahkan para wajib pajak (WP) mengetahui berapa tunggakan atau tagihan pajaknya, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak membuka layanan 'Piutang Smart'.

Layanan ini bisa diakses melalui aplikasi jejaring sosial WhatsApp (WA) dengan nomor 0811561980.

Kepala BKD Kota Pontianak Hendro Subekti menjelaskan, layanan Piutang Smart ini disediakan dalam rangka memberikan pelayanan perpajakan daerah di Kota Pontianak yang mudah dan cepat.

“WP cukup mengetik ‘Halo Piutang Smart’ dan kirim ke nomor WA tersebut di atas,” jelasnya, Jumat (9/11/2018).

Baca: Bintoro Kunjungi Makam Pahlawan, Kenang Jasa Mereka Perjuangkan Indonesia

Selain untuk mengetahui tunggakan pajak, lanjut Hendro, para WP juga bisa berkonsultasi terkait perpajakan melalui layanan tersebut, baik itu mekanisme perpajakan, denda, jenis-jenis pajak dan berbagai informasi lainnya kaitan dengan pajak daerah.

“Harapan kami dengan pelayanan yang disediakan ini warga atau WP bisa memperoleh informasi tentang berapa tunggakan pajaknya atau ingin berkonsultasi soal pajak dimanapun ia berada, tanpa perlu datang ke Kantor BKD,” kata Hendro.

Hendro menambahkan, layanan ini bisa diakses sesuai dengan hari dan jam kerja pelayanan yang berlaku di Kantor BKD Kota Pontianak.

Ada sembilan jenis pajak daerah yang menjadi kewenangan BKD Kota Pontianak, yakni pajak hotel, pajak hiburan, pajak restoran, pajak reklame, pajak parkir, pajak penerangan jalan umum, pajak sarang burung walet, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

"Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan agar semakin lebih baik lagi. Kami juga menghimbau agar warga lebih taat pajak karena hasil pajak ini digunakan untuk pembangunan Kota Pontianak,” pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved