Motivasi Daud Juara Dunia Tinju

Daud memang saat ini menjadi tumpuan dan kebanggaan tinju Indonesia Kalbar khususnya di kancah tinju internasional.

Motivasi Daud Juara Dunia Tinju
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Daud Yordan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Petinju nasional Daud Yordan bakal melakoni pertarungan berat kontra Anthony Crolla dalam partai WBA Final Eliminator di Manchester Arena, Inggris, Sabtu (10/11/2018).

Pengamat Tinju Kalbar, Sugianto menilai Partai Daud versus Crolla menjadi bagian dari partai utama antara juara dunia kelas penjelajah WBA, WBC, IBF, dan WBO Oleksandr Usyk asal Ukraina versus petinju Inggris Tony Bellew.

Baca: Yakin Mental Bertanding Prima, Pengusaha Kalbar Optimis Daud Menangkan Pertarungan

Baca: Damianus Sarankan Daud Waspadai Kecepatan Anthony Crolla

Saat ini Daud Yordan menempati peringkat kedua penantang kelas ringan (61,2 kilogram) WBA sedangkan calon lawannya menempati peringkat keempat. Crolla memiliki rekor bertarung 33 kali menang (13 di antaranya dengan KO), enam kali kalah, serta tiga kali seri.

Pertarungan Crolla vs Daud merupakan perebutan peringkat di kelas ringan WBA. Pemenang pertarungan ini akan mendapatkan kesempatan maju ke laga wajib melawan juara bertahan, Vasyl Lomachenko.

Terkait pertarungan ini pengamat tinju Kalbar yang juga pelatih tinju di Kalbar Sugianto memberikan sedikit ulasan. Berikut analisanya.

" Petinju kebanggaan kita Daud Jordan memang harus melakoni duel ini untuk mengejar peringkat di kelas ringan, karena Daud memiliki tujuan untuk mendapatkan gelar juara dunia.

Tentunya jika Daud berhasil menang dia bisa menantang juara tinju WBA.Sebaliknya jika Daud kalah, maka ini akan memperlambat karier Daud selanjutnya dalam kancah tinju dunia. Namun saya rasa Daud bisa mengatasi petinju Inggris ini.

Bagi Daud ini merupakan pertandingan berat tentunya, apalagi bertanding dihadapan pendukung tuan rumah. Sedikit banyak tekanan penonton akan terasa. Tinggal bagaimana Daud mengatasi mentalnya.

Saya menyarankan agar Daud harus main pintar dan maju terus dan memukul lawan jangan kasih kesempatan lawan.

Kelebihan petinju Inggris ada pada daya nafas lebih tahan, sedang petinju kita kurang dan banyak emosi. Tapi karena Daud sudah biasa main di luar negeri, saya rasa Daud lebih bagus dari lawanya.

Mari kita sama sama mendoakan agar staminanya tetap fit demi bangsa dan negara.

Daud memang saat ini menjadi tumpuan dan kebanggaan tinju Indonesia Kalbar khususnya di kancah tinju internasional.

Semoga Daud bisa memenangkan pertarungan.

Mudah mudahan apalagi kalau bisa kembali memukul KO lawan, atau paling tidak menang angka mutlak, namun Daud harus berjuang ekstra.

Penulis: Zulkifli
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved