CCTV Hilang, Kuasa Hukum Sebut Ada Kejanggalan sebelum Penangkapan Habib Rizieq

Hal itu diungkapkan Sugito Atmo Prawiro saat menjadi narasumber dalam program 'Apa Kabar Indonesia Pagi' tvOne, Kamis (8/11/2018).

CCTV Hilang, Kuasa Hukum Sebut Ada Kejanggalan sebelum Penangkapan Habib Rizieq
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum FPI Habib Rizieq berjalan saat akan mengikuti gelar perkara Gubernur Non Aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait kasus dugaan penistaan agama di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11/2016) silam. Bareskrim Mabes Polri melakukan gelar perkara dengan agenda mendengarkan keterangan dari beberapa saksi dan ahli. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kuasa Hukum Pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS), Sugito Atmo Prawiro angkat bicara soal pemeriksaan Rizieq Shihab oleh kepolisian Arab Saudi.

Hal itu diungkapkan Sugito Atmo Prawiro saat menjadi narasumber dalam program 'Apa Kabar Indonesia Pagi' tvOne, Kamis (8/11/2018).

Sugito Atmo Prawiro menyebut, Rizieq Shihab diminta keterangan untuk klarifikasi karena adanya bendera hitam yang terpasang di belakang rumah HRS.

HRS, kata Sugito, mengaku tidak tahu menahu terkait pemasangan bendera yang mengarah pada ciri-ciri gerakan ekstrimis pada dinding rumahnya.

Baca: Persib Terkini - Jaga Asa Juara Liga 1 2018, Kemenangan Harga Mati di Duel El Clasico

Baca: Fakta Terbaru Kasus Jual Beli Berlian Sesama Istri Polisi Berujung Penyiksaan

"Sebenarnya beliau diminta keterangan untuk klarifikasi karena adanya bendera tauhid yang ada di belakang rumahnya. Habib sendiri tidak tahu menahu," ujar Sugito.

Lebih lanjut, Sugito menjelaskan ada kejanggalan yang terjadi saat adanya bendera hitam itu.

Dirinya mengatakan, CCTV yang terpasang di bagian belakang rumah HRS tiba-tiba hilang pada 4 November 2018 sore hari.

"Sebenarnya pada tanggal 4 sore, CCTV yang biasanya berfungsi secara baik, tiba-tiba hilang,"

"Tanggal 5 pagi ada informasi bahwa ada bendera tauhid di belakang rumahnya. Habib Rizieq pada saat itu tidak tahu tapi tiba-tiba heboh viral di indonesia, dan orang semua menanggapi,"

"Sampai Habib Rizieq, 'loh ini ada apa? kok rame?' itu komunikasi antara beberapa yang intens komunikasi dengan Habib Rizieq," jelas Sugito.

Halaman
1234
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved