Bank OCBC NISP Tambah Fitur Baru Dari Kartu Debit OCBC NISP Mastercard

Fitur ini akan memberikan kemudahan dan keamanan transaksi daring bagi nasabah Bank OCBC NISP...

Bank OCBC NISP Tambah Fitur Baru Dari Kartu Debit OCBC NISP Mastercard
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MASKARTINI
(Kiri – kanan) Andreas Kurniawan – Executive Vice President Bank OCBC NISP, Ka Jit – Head of Individual Customer Solutions Bank OCBC NISP, Tommy Singgih – Direktur Mastercard Indonesia, Thomas Low – Direktur Bank OCBC NISP, dan Koko Tjatur Rachmadi – Kepala Unit Usaha Syariah Bank OCBC NISP memperlihatkan beragam jenis Kartu Debit OCBC NISP Mastercard yang dapat dimiliki oleh nasabah. Dengan dilengkapi teknologi chip serta standar keamanan dan teknologi pembayaran dari Mastercard, nasabah Bank OCBC NISP akan dapat melakukan transaksi dengan mudah, aman, dan nyaman. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bank OCBC NISP dan Mastercard, hari ini, secara resmi memperkenalkan sebuah fitur tambahan dari Kartu Debit OCBC NISP Mastercard yang tersedia dalam aplikasi One Mobile Bank OCBC NISP pada menu Kartu Debit Online yakni fitur belanja daring.

Fitur ini merupakan fitur debit virtual (non-fisik) yang dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi daring di berbagai situs jual beli (e-commerce).

Baca: Valuasi Gojek Kalahkan Garuda Indonesia, Bisnis Beralih dari Uang ke Big Data

Baca: Provider XL Axiata Sosialisasi di PT LIP

Fitur ini akan memberikan kemudahan dan keamanan transaksi daring bagi nasabah Bank OCBC NISP.

Didukung standar tinggi keamanan teknologi pembayaran Mastercard, fitur belanja daring dari Kartu Debit OCBC NISP Mastercard dapat digunakan dengan mudah, aman, dan nyaman untuk belanja daring.

“Dengan adanya fitur belanja daring, nasabah dapat dengan mudah melakukan transaksi daring di situs e-commerce kapanpun dan dimana pun dengan aman.” kata Thomas Low, Direktur Bank OCBC NISP melalui press release yang disampaikan kepada Tribunpontianak.co.id.

Selain itu, nasabah juga bisa menentukan limit transaksi harian dalam melakukan transaksi daring. "Ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus menyediakan layanan keuangan yang inovatif dan dapat diandalkan, ”ujarnya.

Kehadiran fitur tambahan ini merupakan langkah strategis dari kedua perusahaan seiring pesatnya pertumbuhan belanja daring di Indonesia.

Menurut Center for Indonesia Policy Studies (CIPS), transaksi keuangan digital di Indonesia diperkirakan akan meningkat lebih dari 200% pada tahun 2021 jika dibandingkan dengan nilai transaksi di tahun 2015 yang mencapai 4,61 miliar dollar AS.

Sementara itu, jumlah pengguna transaksi digital juga diperkirakan akan meningkat hampir dua kali lipat pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2015 yang mencapai 22,5 juta.

Data ini juga didukung oleh hasil survei Mastercard Online Shopping 2017 yang mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 2,6% pada jumlah responden yang mengakses internet dengan tujuan utama untuk berbelanja dibandingkan tahun sebelumnya.

Belanja daring di Indonesia merupakan suatu kegiatan yang populer disamping kegiatan daring lainya termasuk menerima dan menjawab surat elektronik (email), online chat, dan membaca berita.

Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved