Citizen Reporter

400 Peserta Hadiri Sosialisasi Majelis Pesantren Indonesia yang Menggandeng Kominfo RI di Melawi

Kegiatan diikuti sekitar 400 peserta dari santri pondok pesantren dan masyarakat sekitarnya, menghadirkan beberapa narasumber ahli

400 Peserta Hadiri Sosialisasi Majelis Pesantren Indonesia yang Menggandeng Kominfo RI di Melawi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Foto bersama setelah kegiatan sosialisasi Majelis Pesantren Indonesia menggandeng Kominfo RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tentang teknologi informasi dan komunikasi di beberapa daerah yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (7/11/2018). 

Citizen Reporter 

Muhammad Chairul Anam, S.Thi.

Kordinator Badan Aksesibilitas dan Telekomunikasi Informasi Kominfo Wilayah Kabupaten Melawi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Majelis Pesantren Indonesia menggandeng Kominfo RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) menyelenggarakan sosialisasi tentang teknologi informasi dan komunikasi di beberapa daerah yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (7/11/2018).

Kegiatan sosialisasi tersebut mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Guna Menunjang Pembangunan Redesain Universal Service Obligation (USO).

Baca: Sudah 26 Peserta Tes CPNS yang Lulus Passing Grade di Sekadau, Setiap Sesi Tes Ada yang Lulus

Baca: Usai Kasus Video Mesumnya Viral, Luna Maya Beberkan Alami Masa Sulit, Dijauhi Teman-teman

Pondok Pesantren Bustanul Quran, Desa Tanjung Tengang Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan, dengan sasaran utama adalah para santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sebuah gagasan dan pola pikir kepada masyarakat daerah bahwa perkembangan teknologi dan informasi sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi masyarakat jika digunakan dengan bijak dan cerdas.

Diharapkan pasca kegiatan, para santri dan masyarakat menjadi terpacu dalam mengelola dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi guna meningkatkan taraf dan kualitas hidup untuk menjadi lebih baik.

Kegiatan diikuti sekitar 400 peserta dari santri pondok pesantren dan masyarakat sekitarnya, menghadirkan beberapa narasumber ahli dalam bidangnya masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved