Citizen Reporter

Wagub Kalbar Ria Norsan Minta Tagana Kalbar Jaga Kekompakan

Patut disyukuri bahwa Kalbar dalam kurun waktu hampir selama dua dasawarsa ini kehidupan masyarakat semakin kondusif.

Wagub Kalbar Ria Norsan Minta Tagana Kalbar Jaga Kekompakan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan menghadiri acara puncak acara Bhakti Sosial Tagana Se-Kalbar Tahun 2018 di halaman Rumah Betang Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (6/11/2018). 

Citizen Reporter

Staf Humas Pemprov Kalbar

Ruslan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan meminta segenap anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kalbar terus jaga semangat kekompakan dan tetap berada pada posisi terdepan dalam rangka membantu masyarakat saat tugas penanggulangan bencana.

"Tagana harus berkomitmen siap membantu masyarakat dan akan pentingnya menumbuhkan integritas, serta meningkatkan semangat kepedulian sosial Tagana terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai relawan kemanusiaan yang siap melayani dan membantu masyarakat di tempat manapun tanpa membedakan latar belakang sosial kepada penyintas atau korban bencana," ungkapnya saat berikan sambutan pada puncak acara Bhakti Sosial Tagana Se-Kalbar Tahun 2018 di halaman Rumah Betang Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (6/11/2018).

Baca: Kontingen Sanggau Siap Mendulang Prestasi Pada Porprov 2018

Baca: Jalan Rusak, Belum Pernah Diperbaiki Sejak Kayong Utara Mekar

Kegiatan Bhakti Sosial Tagana, kata dia, merupakan forum pertemuan dan momentum bersama dalam rangka menyatukan Visi Tagana pada setiap anggota Relawan Tagana se-Kalbar untuk membangun komitmen agar Eksistensi Tagana ke depan semakin kokoh dan berkelanjutan.

“Provinsi Kalbar merupakan Provinsi dengan jumlah penduduknya mencapai 4.395.983 jiwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2018 yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota. Kalbar memiliki keberagaman Suku, Ras, Adat Budaya, Agama dan Kepercayaan, serta kondisi tersebut satu sisi merupakan anugerah besar dari Allah yang tak ternilai,” terangnya.

Namun pada sisi lain merupakan sebuah potensi adanya gesekan yang dapat memicu terjadinya konflik sosial. Untuk itu, pemerintah maupun masyarakat harus senantiasa menjaga dan menumbuhkan semangat toleransi dan nilai-nilai kerukunan.

“Hal ini agar kondisi masyarakat selalu tetap harmonis. Bukan justru menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan yang mengarah pada situasi konflik serta bencana sosial,” katanya.

Patut disyukuri bahwa Kalbar dalam kurun waktu hampir selama dua dasawarsa ini kehidupan masyarakat semakin kondusif.

"Saya harapkan agar kondisi seperti ini tetap terus terpelihara, terjaga dan selalu ditingkatkan," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan Program Kearifan Lokal untuk Kecamatan Sungai Ambawang sebesar Rp 50 Juta Rupiah dan Bantuan Program Keserasian Sosial untuk Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya sebesar Rp 150 Juta Rupiah dari Kementerian Sosial RI. (*)

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved