Berikut Lima Industri Penunjang Pertumbuhan Produksi lndustri Manufaktur Triwulan III

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalbar merilis Pertumbuhan Produksi lndustri Manufaktur Besar dan Sedang

Berikut Lima Industri Penunjang Pertumbuhan Produksi lndustri Manufaktur Triwulan III
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MASKARTINI
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat, Pitono 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pusat Statistik Provinsi Kalbar merilis Pertumbuhan Produksi lndustri Manufaktur Besar dan Sedang (IBS) Kalimantan Barat pada Triwulan III (q-toq) Tahun 2018 naik 8,94 persen dibanding Triwulan ll Tahun 2018.

Kepala BPS Kalbar, Pitono mengatakan produksi nasional sendiri hanya mengalami kenaikan sebesar 4,13 persen. 

"Pertumbuhan Produksi (y-on-y) IBS Kalbar pada Triwulan III Tahun 2018 naik 2,67 persen dibandingkan dengan Triwulan III tahun 2017, secara nasional pertumbuhan produksi (y-on-y) naik 5,04 persen," ujarnya saat Siaran Berita Resmi Statistik, Senin (5/11/2018).

Baca: Suriansyah Nilai Guyonan Boyolali Prabowo Dipolitisir

Sedangkan pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) di Kalbar pada Triwulan III Tahun 2018 turun 1,76 persen dibandingkan dengan Triwulan II Tahun 2018 (q-to-q). 

Jika produksi IMK Nasional (q-to-q) turun sebesar 0,35 persen, pertumbuhan IMK triwulan III untuk (y-on-y) tahun 2018 naik sebesar 4,16 persen, sementara secara nasional pertumbuhan naik sebesar 3,88 persen. 

Pada IMK triwulan III Tahun 2018 terdapat 5 lndustri yang tumbuh positif dibandingkan dengan triwulan ll Tahun 2018. Tiga Industri dengan pentumbuhan terbesar adalah lndustri Farmasi, Produk Obat Kimia dan Obat Tradisional (KBLI 21) tumbuh sebesar 9,72 persen, Industri Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman (KBU 18) tumbuh 7,19 persen, dan lndustri Furnitur (KBLI 31) yang tumbuh 2,31 persen. 

Pertumbuhan negatif produksi IMK pada triwulan III tahun 2018 (q-to-q) paling tinggi berada pada lndustri Tekstil (KBLI 13) yang turun 22,40 persen. Posisi kedua ditempati oleh Industri Alat Angkutan Lainnya (KBLI 30) turun sebesar 18,46 persen dan di posisi ketiga adalah Industri Pakaian Jadi (KBLI 14) yang turun sebesar 10,57 persen.

Apabila dibandingkan dengan Triwulan III tahun 2017 (y-on-y), angka pertumbuhan produksi IMK triwulan Ill tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 4,16 persen. Pertumbuhan produksi tertinggi berada di lndustri Farmasi, Produk Obat Kimia dan Obat Tradisional (KBU 21) dengan pertumbuhan 17,55 persen. 

lndustri Alat Angkutan Lainnya (KBU 31) berada di urutan kedua dengan pertumbuhan sebesar 11,48 persen. Posisi ketiga ditempati oleh lndustri makanan (KBLI 10) dengan pertumbuhan 9,71 persen. 

Terdapat 7 jenis industri yang mengalami penurunan secara (y-on-y), antara lain Industri Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman (KBU 18) turun sebesar 14,32 persen, lndustri Furnitur (KBU 31) turun 14,02 persen dan posisi ketiga Industri Barang Logam Bukan Mesin dan PeraIatannya (KBLI 25) yang turun 9,10 persen. 

Penulis: Maskartini
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved