Ekonomi Kalbar Triwulan III-2018 Tumbuh 5,01 Persen, Berikut Sektor Penyumbangnya

Sementara dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran LNPRT yang tumbuh sebesar 8,81 persen.

Ekonomi Kalbar Triwulan III-2018 Tumbuh 5,01 Persen, Berikut Sektor Penyumbangnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MASKARTINI
Siaran Berita Resmi Statistik di BPS Provinsi Kalbar, Senin (5/11/2018). 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melalui Berita Resmi Statistik merilis ekonomi Kalbar triwulan III-2018 mengalami pertumbuhan 5,01 persen year on year (y-on-y).

Perekonomian Kalbar berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III 2018 mencapai Rp49,855,99 miliar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp33,279,81 miliar.

Baca: Edi Kamtono Akui Berat Menandatangani Surat Pemecatan Pegawai Pemkot Pontianak

Baca: Enam Pegawai Pemkot Pontianak Diberhentikan Tidak Hormat

Kepala BPS Provinsi Kalbar, Pitono mengatakan pertumbuhan ekonomi Kalbar Triwulan IIl-2018 dari sisi produksi didorong oleh semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yang tumbuh 9,66 persen.

Sementara dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran LNPRT yang tumbuh sebesar 8,81 persen.

"Ekonomi Kalbar triwulan lll-2018 tumbuh sebesar 6,13 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Konstruksi sebesar 28,24 persen. Sementara dari sisi Pengeluaran dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang meningkat signifikan sebesar 8,48 persen," ungkap Pitono, Senin (5/11/2018).

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Kalbar triwulan III-2018 (c-to c) tumbuh 5,09 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh lapangan usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 16,16 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh Komponen Pengeluaran LNPRT yang tumbuh sebesat 8,85 persen.

Struktur ekonomi Kalbar pada triwulan III-2018 kata Pitono didominasi oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 19,19 persen, Industri Pengolahan 15,79 persen, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Motor 14,00 persen dan Konstruksi 13,71 persen.

Sementara dan sisi pengeluaran berasal dari Konsumsi Rumah Tangga 53,49 persen dan Pembentukan ModaI Tetap Domestik Bruto 33,61 persen. Jika dilihat dari PDRB menurut lapangan usaha pertumbuhan ekonomi Kalbar didukung oleh hampir semua lapangan usaha.

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 9,96 persen, diikuti Pertambangan dan Penggalian sebesar 8,29 persen, dan Penyedia Akomodasi dan Makan Minum sebesar 7,88 persen. Lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang mempunyai distribusi terbesar yaitu 19,19 persen tumbuh sebesar 5,18 persen.

Struktur PDRB Kalbar menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada Triwulan III-2018 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. "Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Industri Pengolahan, Perdagangan Besar-Eceran, Reparasi Mobil-Sepeda Motor, dan Konstruksi masih mendominasi PDRB Kalbar," ujarnya.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Kalbar Triwulan III-2018 (y-on-y), Pertanian memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,15 persen, diikuti Konstruksi sebesar 0,79 persen, dan Perdagangan sebesar 0,68 persen. Jika dilihat dari pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2018 terhadap triwulan sebelumnya (q-to q) mengalami pertumbuhan sebesar 6,13 persen.

Pertumbuhan terbesar disumbang oleh sektor Konstruksi sebesar 28,24, sedangkan sektor Jasa Keuangan mengalami kontraksi sebesar 11,89 persen, hal ini disebabkan adanya penurunan output sektorJasa Keuangan dimana pada triwulan sebelumnya transaksi keuangan cukup tinggi dengan adanya momen Hari Raya Idul Fitri.

Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved