Berdiri 7 Tahun, Brotherhood 1% MC Borneo Chapter Miliki Check Point di Setiap Provinsi Kalimantan

Brotherhood 1% MC Borneo Chapter telah berdiri 7 tahun di Kalimantan yang kini telah merangkul seluruh provinsi di Kalimantan.

Berdiri 7 Tahun, Brotherhood 1% MC Borneo Chapter Miliki Check Point di Setiap Provinsi Kalimantan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Brotherhood 1% MC Borneo Chapter 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Brotherhood 1% MC Borneo Chapter telah berdiri 7 tahun di Kalimantan yang kini telah merangkul seluruh provinsi di Kalimantan.

Dimana untuk masing-masing provinsi di Kalimantan menurut satu diantara pendiri Brotherhood 1%MC Borneo Cahpter, Edo terdapat check point di setiap provinsi di Kalimantan.

"Kalau untuk Chapter di Indonesia ada delapan dan salah satunya Borneo Chapter ini. Awalnya memang berdiri di Pontianak kemudian dibuatlah check point pertama di Kaltim kemudian Kalsel dan sekarang sudah termasuk Kalteng dan kaltara yang pusatnya di Pontianak ini," ujar Edo.

Baca: Brotherhood Borneo Chapter Akan Gelar Aniversary ke-7

Broterhood 1%MC Borneo Chapter diakuinya berdiri pada 1 Oktober 2011 silam dengan 11 orang penggas. Dan hingga saat ini untuk Borneo Chapter anggotanya telah berjumlah 80 an anggota.

"Memang brotherhood ini berpusat nya di Bandung tetapi karena informasinya tidak tertutup maka kami mencoba membentuk di Kalimantan. Maka pada 1 Oktober 2011 kami dirikanlah Brotherhood Borneo Chapter ini di Kalbar dan berpusat di Pontianak," tuturnya.

Selian ketertarikan pada komunitas motor diakuinya pula banyak hal lain yang menjadikan dirinya tertarik untuk bergabung dengan broterhood.

"Kami tertarik karena visi dan misinya, bukan sekedar bermain motor karena banyak hal didalamnya untuk membangun Nasionalisme. Karena itu memang untuk Borneo Chapter ini konsenya di border antar negara," katanya.

Diakuinya saat ini untuk menjadi anggota Brotherhood juga tidak terlalu sulit sepeti dulu yang mengharuskan penggunaan motor tua pabrikan Eropa. Bahkan ia juga mengatakan untuk keanggotaan tidak menutup kemungkinan berasal dari kalangan wanita.

"Kalau untuk anggota memang harus menggunakan motor tua pabrikan Eropa namun karena sekarang sulit mencari barangnya juga jadi kita batasi motor costum dengan minimal 250 cc. Untuk keanggotaan wanita di mother Chapter di bandung sudah ada jadi kita terbuka untuk kaum wanita," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved