Selama Tujuan Edukasi, Mardani Ali Sera Setuju Peserta Pemilu Masuk Kampus

Dirinya mengatakan jika para akademisi atau mahasiswa membedah pandangan peserta pemilu baik capres maupun cawapres itu sah-sah saja.

Selama Tujuan Edukasi, Mardani Ali Sera Setuju Peserta Pemilu Masuk Kampus
TRIBUNNEWS/HO
Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS Mardani Ali Sera yang juga Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Bidang Kepemudaan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku setuju jika para peserta pemilu datang ke kampus untuk menyampaikan materi tertenu. Namun demikian, para peserta yang datang tersebut melakukan edukasi.

"Selama itu tujuanya edukasi, setuju. Yang tidak boleh adalah kampanye untuk memilih," ujarnya.

Baca: Pelatih Jatim Akui Blunder Saat Rotasi Pemain

Baca: Bhabinkamtibmas Perbatasan Laksanakan Sambang Desa

Dirinya mengatakan jika para akademisi atau mahasiswa membedah pandangan peserta pemilu baik capres maupun cawapres itu sah-sah saja.

Akan tetapi jangan ada upaya untuk mengarahkan pilihan dengan pilihan tertentu.

"Jangan Ada suporter yang masuk, nanti bisanya gontok-gontokan, dan itu gak bagus. Karena di kampus politik praktis itu tidak boleh. Sebab pendidikan politik itu sifatnya wajib," ujarnya.

Karena menurut Mardani, kalau anak kampus tidak mengerti politik akan sangat rugi sekali. Mahasiswa harus membedah visi misi peserta pemilu.

"Hendaklah para rektor untuk tidak paranoid ketika ada dari kubu pak jokowi dan pak probowo datang, biara saja," ujarnya.

Pihak kampus bisa mengawasi dan mencatat apa bila terjadi pelanggaran, misalnya menjalankan dan terlibat politik praktis. Defenisi kampanye itukan ada empat yakni menyampaikan visi, misi, program dan citra diri.

"Visi misi program tidak ada masalah. Asal jangan ada isitilah pilih saya," ujarnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved