Rupinus Resmikan dan Pemberkatan Gereja Katolik Santo Paulus Stasi kenore Paroki Yesus Tersalib

Bupati Sekadau Rupinus meresmikan dan sekaligus melakukan pemberkatan gereja Katolik Santo Paulus Stasi Kenore Paroki Yesus Tersalib

Rupinus Resmikan dan Pemberkatan Gereja Katolik Santo Paulus Stasi kenore Paroki Yesus Tersalib
Humas Pemkab Sekadau

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Bupati Sekadau Rupinus meresmikan dan sekaligus melakukan pemberkatan gereja Katolik Santo Paulus Stasi Kenore Paroki Yesus Tersalib Kecamatan Nanga Taman, Minggu (28/10).

Ketua panitia peresmian Adrianus Amon dalam sambutannya mengatakan, pada 1997 umat menggalang dana untuk pembangunan kapel. Dan pada 2016 mengajukan proposal untuk renovasi kapel.

"Kita bersyukur dari proposal yang kita ajukan pemerintah melalui bapak bupati memberikan sumbangan Rp. 150 Juta, dan swadaya masyrakat Rp. 70 Juta dan paroki Rp. 10 Juta dan total Rp. 230 Juta," ujarnya.

Pastor Paroki Pastor Martinus Ngabadi CP mengatakan, stasi kenore ini terdiri dari 64 Kk. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada umat katolik stasi kenore yang telah bekerjasama membangun gereja.

"Sehingga dapat di resmikan pada hari ini. Besar terima kasih yabg sebesar-besarnya kepada bapak bupati yang telah membantu umat di kenore ini sehingga dapat mndirikan gereja ini," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sekadau Rupinus mengucapkan selamat dan provisiat kepada umat distasi kenore, atas peresmian dan pemberkatan gereja baru tersebut.

"Saya harapkan umat dapat menjaga gereja ini, hraus rajin-rajin ke gereja, jangan malas lagi. Gerejanya sudah bagus dan baik, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pastor dan Bapa Uskup yang telah memberkati dan ikut meresmikan gereja Santo Paulus Stasi Kenore ini. Mudah-mudahan dengan gereja baru ini memberikan berkat yg melimpah kpd umat di stasi kenore ini," harap Rupinus.

Uskup Julius Mencucini, CP juga mengucapkan terima kasih kepada para umat distasi kenore, karena telah memperkaya keuskupan dengan ada gereja baru ini. Sekarang, kata dia, tanggung jawab umat adalah memelihara dan menjaga gedung gereja.

"Gereja ini adakah bukti fisik bahwa umat di stasi kenore ini cinta akan Tuhan. Ingat juga bahwa gereja ini harus diisi, jangan cuma hari ini saja gereja ini penuh akan umat tapi pada hari Minggu dan hari-hari besar lainnya," ujarnya.

"Kepada bapak bupati dan pemda Sekadau saya ucapkan terima kasih telah membantu dalam proses pembangunan gereja. Gereja ini merupaka gereja yang ke 31 yang diresmikan pada tahun ini di keuskupan Sanggau," tukasnya. (adv/gam)

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved