Dukung Expo Pasar Keuangan Rakyat OJK Kalbar, Sutarmidji Ajak Masyarakat Hadiri Expo

Pasalnya, expo menampilkan dan menginformasiakn produk-produk jasa industri keuangan yang bisa diakses oleh masyarakat.

Dukung Expo Pasar Keuangan Rakyat OJK Kalbar, Sutarmidji Ajak Masyarakat Hadiri Expo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
¬†Gubernur Kalbar H Sutarmidji berbincang bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalbar Moch Riezky F Purnomo usai audensi di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat (19/10/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalbar H Sutarmidji menegaskan sangat mendukung penuh penyelenggaran Expo Pasar Keuangan Rakyat yang dinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar.

Expo dijadwalkan berlangsung di Main Hall Mega Mall, Jalan Ahmad Yani 1 Kota Pontianak pada 27-28 Oktober mendatang.

“Sebagai Gubernur Kalbar, saya sangat mendukung Expo Pasar Keuangan Rakyat. Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Pontianak dan masyarakat daerah yang datang ke Kota Pontianak untuk hadir dan mengikuti expo,” ungkapnya saat diwawancarai Tribun Pontianak usai menerima audiensi Kepala OJK Provinsi Kalbar Moch Riezky F Purnomo di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat (19/10/2018) sore.

Baca: Disdukcapil Ketapang Permudah Pengurusan Surat Keterangan Pindah Datang

Sutarmidji menambahkan melalui expo, masyarakat bisa memahami secara utuh tentang industri jasa keuangan. Pasalnya, expo menampilkan dan menginformasiakn produk-produk jasa industri keuangan yang bisa diakses oleh masyarakat.

“Karena selama ini masyarakat hanya mengenal bank. Saya mengajak semua masyarakat untuk memahami dan lebih memahami. Ini agar semua tidak terjebak pada perkembangan yang nanti dianggap wah, tapi ternyata bemasalah. Contohnya masalah financial technology atau FinTech,” terangnya.

Orang nomor satu di Bumi Tanjungpura ini menimpali FinTech perlu mendapat perhatian pleh pemerintah ke depan. Terutama terkait perlindungan hukumnya agar terus berkembang. Sejauh ini berdasarkan pengamatannya, FinTech alami perkembangan cukup bagus dan pesat di Kalimantan Barat.

“Cukup bagus, tapi perlu ditingkatkan lagi sosialisasinya kepada masyarakat.Kita ambil contoh sosialisasi pembayaran Bahan Bakar Minyak (BBM) non cash di SPBU. Ternyata dari sisi prosentase, kita terbesar di seluruh Indonesia,” katanya.

Baca: Sidang Paripurna LKPJ Akhir Masa Jabatan Wali Kota Pontianak

Tantangan ke depan, kata Midji, adalah sosialisasi dan pengenalan industri jasa keuangan. Mantan Wali Kota Pontianak dua periode itu memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada OJK Kalbar yang terus menginformasikan dan mengajak masyarakat untuk mengenal inklusi jasa keuangan.

“Pemerintah Provinsi Kalbar mendukung dan membantu mensosialisasikan misalnya gerakan non cash. Apalagi industri jasa keuangan terus berkembang. Kita informasikan dan ikut sosialisasikan agar sebanyak mungkin masyarakat bisa mengakses keuangan lewat jasa industri keuangan,” imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved