Indra Harapkan Masalah Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan Segera Terselesaikan

Perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, Indra, mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat terkait PPTKH.

Indra Harapkan Masalah Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan Segera Terselesaikan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, Marius Marcellus Tj memberikan pemaparan terkait permasalahan Penambangan emas tanpa izin (Peti) saat menghadiri rapat koordinasi dalam rangka mencari solusi penyelesaian Peti di wilayah Kalimantan Barat, di Balai Petitih, kantor Gubernur Kalbar, Jalan A Yani, Pontianak, Kamis (17/5/2018). Pada kesempatan ini sejumlah Forkompinda se Kalimantan Barat menyampaikan solusi untuk mengatasi permasalahan Peti yang ada di Kalbar. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, Indra, mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat terkait PPTKH.

Menurutnya, persoalan penguasaan tanah dalam kawasan hutan memang harus dituntaskan.

"Hal ini sesuai kenyataan di mana masyarakat telah lebih dulu ada di lahan bersangkutan ketimbang kehadiran negara atau sebelum negara ini merdeka. Artinya keberadaan mereka lebih dulu, oleh karenanya penguasaan lahan-lahan permukiman yang ada di dalam kawasan hutan kita tidak bisa menafikan bahwa mereka sudah ada di situ," ujarnya, Selasa (16/10)

Baca: Muksin: Untuk Selesaikan Masalah Penguasaan Tanah Harus Melibatkan Lintas Sektoral

Melalui program PPTKH, Ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang berurusan dengan masalah hukum dan menjadi tersangka.

Karena itu, dia berharap kegiatan PPTKH dapat dilaksanakan secara maksimal.

"Tentu dengan ini segera diatasi maka diharapkan tidak ada lagi kasus hukum yang berkaitan dengan penguasaan lahan dalam kawasan hutan, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat. Jangan sampai terjadi orang nebang kayu di belakang rumahnya lalu ditangkap karena masih ada kaitannya dengan status dan fungsi kawasan, nah, ini yang kita harapkan," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved