Liga 1 Indonesia

Pelatih PSMS Medan jadi Korban Pemukulan dan Sebut Situasi Sepakbola Indonesia Tak Baik

Pelatih PSMS Medan, Peter Butler, jadi korban pemukulan oleh ofisial Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-24 di Stadion 17 Mei.

Pelatih PSMS Medan jadi Korban Pemukulan dan Sebut Situasi Sepakbola Indonesia Tak Baik
@PSMSMEDANOFFICIAL/INSTAGRAM
Pelatih PSMS Medan, Peter Butler, mengawal latihan tim di Stadion Teladan, Medan, Selasa (25/9/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pelatih PSMS Medan, Peter Butler, jadi korban pemukulan oleh ofisial Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-24 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (7/10/2018).

Dalam laga tersebut, PSMS Medan berhasil mencuri poin dari tuan rumah Barito Putera dengan menahan imbang 3-3.

Namun saat pertandingan berakhir, Peter Butler malah menjadi korban pemukulan oleh ofisial Barito Putera.

Baca: Ronaldo Pun Mengakui Pernah Berhubungan Seksual dengan Wanita Amerika, Tapi. . .

Beberapa pukulan nyasar ke wajah Butler, namun untungnya petugas keamanan mampu segera mengamankan.

"Saya heran kenapa ofisial bisa masuk lapangan dan pukul saya. Bagaimana asisten pelatih masuk dan memukul saya," ujar Peter Butler.

Akibat hal itu, PSSI melalui laman resminya telah merilis sanksi untuk Barito Putera dengan keputusan:

PS Barito Putera

- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: PS Barito Putera vs PSMS Medan
- Tanggal kejadian: 7 Oktober 2018
- Jenis pelanggaran: Ofisial PS Barito Putera yang tidak teridentifikasi terlibat kericuhan dengan pelatih PSMS Medan
- Hukuman: Sanksi denda Rp 25.000.000

Peter Butler sempat mengeluh kesakitan di sekujur badannya akibat pemukulan tersebut.

"Terus terang semua badan saya sakit, tapi saya kuat bisa menahan. Situasi sepak bola Indonesia tidak baik. Padahal saya tunjukkan hormat kepada wasit dan lawan," jelasnya.

Editor: Rizky Zulham
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved