Fatah: Realisasi Program MR Rubella Sambas Tertinggi se Kalimantan

Ya kendalanya kan jarak, atau yang masih dalam keadaan sakit juga tidak bisa lansung melaksanakan imunisasi.

Fatah: Realisasi Program MR Rubella Sambas Tertinggi se Kalimantan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dr Fatah Maryunani saat memberikan sambutan di pembukaan kegiatan penyusunan dokumen rencana kontigensi (Rekon) Kedaruratan Kesehatan Masyarakat 2018, Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Kesehatan Sambas dr Fatah Maryunani mengatakan Sambas Kabupaten dengan realisasi tertinggi imunisasi Mr Rubella Se-Kalimantan.

Ini juga menjadikan Sambas sebagai satu-satunya Kabupaten di Kalimantan yang di undang dalam kegiatan penganugrahan penghargaan di Sorong Papua Barat.

Menurutnya, sampai dengan saat ini targer realisasi Mr Rubella sudah mencapai 98 persen. Dan angka itu adalah angka tertinggi di Kalimantan Barat, dan bahkan satu-satunya di Pulau Kalimantan.

Baca: AAUI Bahas Asuransi dan Kolaborasi dengan Tribun Pontianak di Insurance Day 2018

"Sampai hari ini hampir 98 persen untuk pelaksanaan kampanye MR. Walaupun kita sudah mencapai target 95 persen. Tapi masih ada beberapa puskesmas yang belum mencapai 95 persen, diantaranya adalah Selakau timur baru 77 persen," ujarnya, Kamis (11/10/2018).

Atas prestasi itu, Dinkes Kabupaten Sambas di undang dari ke Sorong dan merupakan 1 dari 52 Kabupaten yang di undang dan akan mendapat penghargaan.

Baca: Ke Mempawah, Maman Abdurahman Harap Masyarakat dan Pemkab Manfaat LIPI Secara Optimal

Yang menjadi menarik adalah, Kabupaten Sambas menjadi satu-satunya Kabupaten di pulau Kalimantan yang di undang dalam penganugrahan penghargaan tersebut.

"Kita Alhamdulillah nanti di undang ke Sorong, untuk pemberian penghargaan. Se-Indonesia hanya 52 Kabupaten yang sudah mencapai 95 persen. Dan pulau Kalimantan hanya Kabupaten Sambas," sambungnya.

Ia mengatakan, dalam perjalanannya tentu Dinkes ada menemui kendala-kendala untuk mencapai 100 persen seperti jarak tempuh, anak-anak yang sedang sakit dan terkait halal haramnya vaksin Rubella beberapa waktu lalu.

"Ya kendalanya kan jarak, atau yang masih dalam keadaan sakit juga tidak bisa lansung melaksanakan imunisasi. Ia kemarin juga kan ada halal haram itu, juga jadi kendala," tuturnya.

Untuk itu, ia masih optimis dengan capaiannya hari ini. Ia mengatakan optimis bisa sampai 100 persen. "Mudah-mudahan pada akhir Oktober bisa mencapai 100 Persen," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved