Cegah Anak Jadi Korban Kekerasan, Lakukan 5 Hal Ini

Sejak tahun 2012 lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan setiap tanggal 11 Oktober sebagai Hari Anak Perempuan Internasional

Cegah Anak Jadi Korban Kekerasan, Lakukan 5 Hal Ini
Ilustrasi
kekerasan pada anak

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejak tahun 2012 lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan setiap tanggal 11 Oktober sebagai Hari Anak Perempuan Internasional (International Day of Girl Child).

Adanya hari anak Perempuan Internasional ini tidak terlepas dari fakta bahwa, setiap 10 menit ada satu anak perempuan yang meninggal akibat kekerasan.

Terlebih lagi di daerah konflik, dimana kekerasan berbasis gender selalu meningkat setiap tahunnya.

Hal itu membuat anak perempuan rentan mengalami kekerasan fisik dan seksual, pernikahan dini, eksploitasi, dan perdagangan manusia.

Baca: Pimpin Reliance Group, Joel Hogarth Optimis Raih 50 Juta Nasabah Pada 2020

Nah, agar anak dapat terhindar dari berbagai tindak kekerasan, lima hal ini bisa kamu terapkan kepada anak, khususnya anak perempuan.

1. Bekali ilmu bela diri

Kepada anak-anak, tidak terkecuali anak perempuan, bisa melakukan tindakan bela diri saat berada dalam ancaman adalah hal yang sangat penting.

Sedari dini, ajarkan anak beberapa ilmu dasar saat ia terancam, misalnya berteriak, berlari, dan memukul atau sekedar menggigit untuk bisa kabur.

Namun juga harus memberikan pengarahan bahwa ilmu bela diri dipelajari bukan untuk melakukan kekerasan dan merugikan orang lain.

2. Beritahu anak batasan

Halaman
12
Penulis: Bella
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help