Ramalan Soeharto Tentang Kondisi Indonesia di Abad 21 Yang Dinilai Pengamat Benar

Dalam buku yang terbit pada tahun 2014 itu, Osdar mengungkapkan jika ramalan tersebut disampaikan Soeharto pada 5 September 1996.

Ramalan Soeharto Tentang Kondisi Indonesia di Abad 21 Yang Dinilai Pengamat Benar
IST
Soeharto 

TRIBUNPONTIANAK.CO.IDSoeharto merupakan presiden kedua Republik Indonesia.

Soeharto menjabat sebagai presiden selama 32 tahun.  Pada tahun 1998, Soeharto jatuh dari kekuasannya.

Itu terjadi setelah munculnya gelombang reformasi dan krisis multidimensi yang melanda Indonesia saat itu.

Meski demikian, saat masih menjabat sebagai presiden, Soeharto ternyata pernah meramalkan kondisi yang akan dialami oleh Indonesia pada abad 21.

Baca: Pemeriksaan Amin Rais Salah Alamat, Ini Penjelasan Ketua Muhammadiyah Ahmad Fanani

Baca: Korban Gempa dan Tsunami masih Berjatuhan, BNPB Mencatat Korban Tewas 2.010 Orang

Itu seperti yang terdapat dalam buku "Sisi Lain Istana, Dari Zaman Bung Karno sampai SBY", karangan J Osdar.

Dalam buku yang terbit pada tahun 2014 itu, Osdar mengungkapkan jika ramalan tersebut disampaikan Soeharto pada 5 September 1996.

Tepatnya, saat menyampaikan pidato pembukaan Pekan Kerajinan Indonesia ke-7, di Istana Negara, Jakarta.Saat itu, Soeharto meramalkan pada abad ke-21 peranan utama dalam kehidupan, dan pembangunan bangsa Indonesia terletak di tangan rakyat.

Baca: Waspada! Lubang Besar Terdapat di Ruas Jalan Menuju BBI

Baca: Tiga Lifter Putri Kalbar Siap Jalani Debut Kejuaraan Internasional di Thailand

"Beberapa tahun lagi abad ke-20 akan kita tinggalkan dan kita akan memasuki abad ke-21. Berbeda dengan abad ke-20, abd ke-21 yang akan datang adalah zaman yang mengharuskan semua bangsa meningkatkan kerja sama yang erat. Di lain pihak, juga merupakan zaman yang penuh dengan persaingan yang ketat," tulis Osdar menirukan ucapan Soeharto saat itu.

Dalam buku yang terbit pada tahun 2014 itu, Osdar mengungkapkan jika ramalan tersebut disampaikan Soeharto pada 5 September 1996.

Tepatnya, saat menyampaikan pidato pembukaan Pekan Kerajinan Indonesia ke-7, di Istana Negara, Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Dhita Mutiasari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help