Pemkab Kubu Raya Akan Gunakan Sistem OSS Untuk Perizinan Ternak

Menurutnya dengan sistem OSS inj akan lebih detail dan jelas sesuai nomor induk berusaha (NIB).

Pemkab Kubu Raya Akan Gunakan Sistem OSS Untuk Perizinan Ternak
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemkab Kubu Raya terus berupaya mempermudah izin usaha di kabupaten tersebut melalui Sistem Online Single Submission (OSS). Hal tersebut juga dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan dan Peternakan Kubu Raya, untuk izin peternakan.

"Sekarang kita sedang menyesuaikan aturan dengan sistem OSS, dimana kita lagi indentifikasi perizinan yang belum ada dalam usaha ternaknya," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan dan Peternakan Kubu Raya, Elfizar Edrus, Rabu (10/10).

Baca: BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Ini Penjelasan Pihak Pertamina

Baca: Polemik Dengan M Zeet, Sutarmidji Tanggapi Santai Surat KASN

Menurutnya dengan sistem OSS ini akan lebih detail dan jelas sesuai nomor induk berusaha (NIB). Ia juga mengatakan melalui OSS ini juga agar meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membuat perizinan.

"Ini dalam upaya pebataan perizina, karena baru sebagaian kecil makanya kita mendorong masyarakat supaya usaha ternaknya bisa legal," katanya.

Ia mengatakan untuk ternak di pekarangan lebih mengacu kepada izin pendaftaran peternakan. Karena di Kubu Raya juga diakuinya masih ada peternakan di pekarangan.

"Kalau masyarakat di pekarangan itu mengacu kepada izin pendaftaran peternakan, Pendaftaran usaha peternakan rakyat pasal 37 permentan nomor 29 thn 2018. Sementara untuk sanksi nya masih menunggu pedoman tehnis dari Kementan," ungkapnya.

Diakuinya memang untuk hasil peternakan di Kubu Raya lebih banyak untuk dimanfaatkan di wilayah Kubu Raya saja.

"Untuk di Kubu Raya ini peternakan lebih banyak Ayam dan Sapi, sementara kambing ada tapi sedikit, peruntukannya pun masih untuk lokal, tapi kadang suplai juga ke Pontianak," tuturnya.

Skala Pemilikan Wajib Izin
- Ayam Ras Pedanging, Kapasitas Lebih dari 15.000 ekor/siklus
- Ayam Ras Petelur, Kapasitas 10.000 ekor ayam produktif.
- Itik, Angsa/entok, Kapasitas Lebih dari 15.000 ekor campuran
- Kalkun, Kapasitas Lebih dari 10.000 ekor Campuran.
- Burung Puyuh, kapasitas lebih dari 25.000 ekor campuran.
-Burung Dara, Kapasitas Lebih dari 25.000 ekor campuran
- kambing dan atau domba, kapasitas lebih dari 300 ekor campuran
- sapi potong, Kapasitas Lebih dari 100 ekor.
- kerbau, Kapasitas Lebih dari 75 ekor campuran.
- sapi perah, kapasitas lebih dari 20 ekor campuran.

Tags
Kubu Raya
Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help