Hingga Sekarang, BKPSDM Sintang Telah Terima 1106 Berkas CPNS Dari 2918 Pendaftar Online

Sampai saat ini, pihaknya telah menerima tiga kali Surat Permenpan tentang Persyaratan dan Teknis Pendaftaran CPN

Hingga Sekarang, BKPSDM Sintang Telah Terima 1106 Berkas CPNS Dari 2918 Pendaftar Online
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Pemberkasan bagi pelamar CPNS 2018 untuk Kabupaten Sintang yang dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sintang, Rabu (10/10/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Kepala Bidang Pengadaan BKPSDM Sintang, Halim Hartadi menyampaikan bahwa untuk pendaftaran online, pihaknya melihat data terakhir sudah ada 2918 pelamar CPNS 2018 yang mendaftar online untuk formasi di Kabupaten Sintang.

"Kemudian untuk berkas yang sudah masuk ke BKPSDM Sintang sebanyak 1106. Pendaftaran sesuai dengan surat terbaru dari Kemenpan-RB, diperpanjang. Semulanya ditutup tanggal 10 jadi tanggal 15 Oktober jam 11.59," katanya, Rabu (10/10/2018) pagi.

Baca: DPRD Kalbar : Gubernur Harus Jalankan Perintah Surat KASN

Baca: Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Sintang, Simak Videonya

Menurut Halim, pemberkasan sebenarnya ada dua, yang pertama verifikasi online oleh teman-teman verifikator melihat apa yang diupload pelamar, kedua berkas yang masuk ke sini BKPSDM dilihat secara fisik apakah sesuai.

Dalam proses tersebut, menurutnya kesalahan fatal yang terjadi jika berkas-berkas untuk formasi yang diminta saat verifikasi atau pemberkasan berbeda dengan apa yang diupload oleh pelamar di Kartu Pendaftaran SSCN.

Kemudian berkaitan dengan kendala, menurutnya yang banyak menjadi keluhan ialah terkait syarat akreditasi.

Sampai saat ini, pihaknya telah menerima tiga kali Surat Permenpan tentang Persyaratan dan Teknis Pendaftaran CPNS.

"Surat pertama itu kan tanggal 26 September, kemudian surat kedua tanggal 29 itu ada revisi yang poinnya bahwa akreditasi tidak harus di tahun kelulusan. Lalu datang lagi surat ketiga, tanggal 2 Oktober, akreditasi harus tahun kelulusan," jelasnya.

"Sebab itu, kemarin sudah bertemu Ombudsman Perwakilan Kalbar, kita minta ada kejelasan dari Kemenpan-RB terkait apakah surat terakhir itu harus dicabut dan kembali ke revisi. Karena ini akhirnya menjadi kendala," tambahnya.

Sebab pemberkasan hanya tinggal beberapa hari lagi, tepatnya tanggal 15 Oktober 2018 sudah ditutup. Kemudian pengumuman hasil seleksi administrasi 21 Oktober dan pengambilan kartu peserta ujian pada 22-23 Oktober 2018.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved