Formasi Guru SD Lebih Banyak, Yuni Berharap Ada Sedikit Keberuntungan Baginya

Lulusan S-1 PGSD di Universitas Terbuka (UT) ini, selama menjadi honorer hanya menerima gaji sebesar 600 ribu perbulan.

Formasi Guru SD Lebih Banyak, Yuni Berharap Ada Sedikit Keberuntungan Baginya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Satu di antara pelamar CPNS Kabupaten Sintang, Maryuni baru saja selesai tahap pemberkasan untuk formasi Guru Kelas Ahli Pertama (Guru SD- Red) bertempat di Kantor BKPSDM Kabupaten Sintang, Rabu (10/10/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Satu di antara pelamar CPNS Kabupaten Sintang, Maryuni baru saja selesai tahap pemberkasan untuk formasi Guru Kelas Ahli Pertama (Guru SD- Red) bertempat di Kantor BKPSDM Kabupaten Sintang, Rabu (10/10/2018) siang.

Ternyata, Yuni penggilan akrabnya, adalah Guru Honorer di SDN 27 SPS Serangas, Desa Beluh Mulyo, Kecamatan Ketungau Hilir yang sudah hampir 10 tahun mengabdikan diri.

Baca: Hingga Sekarang, BKPSDM Sintang Telah Terima 1106 Berkas CPNS Dari 2918 Pendaftar Online

Baca: Tak Lolos CPNS, Guru Honorer Akan Dapat Perhatian Tersendiri Dari Pemerintah

Kali ini, dia ingin kembali mencoba peruntungannya.

"Ya saya sudah 10 tahun jadi guru di sana. Jadi sekarang mau coba tes CPNS lagi. Kemarin juga sempat ikut tes guru kontrak daerah, tapi belum rezeki. Semoga lah kali rezeki, karena formasi guru SD kan ada 35 di Sintang," jelasnya.

Lulusan S-1 PGSD di Universitas Terbuka (UT) ini, selama menjadi honorer hanya menerima gaji sebesar 600 ribu perbulan.

Dia berharap dengan formasi yang cukup banyak dari jurusan lain, ada keberuntungan baginya.

"Lumayan banyak dari formasi lainnya, tapi pesaing kan banyak juga. Apalagi guru kontrak kemarin banyak yang tidak lulus, pasti larinya ke sini, ditambah yang dari luar Sintang. Mudah-mudahan lah, rezeki ndak kemana," katanya.

Meskipun hingga tahap pemberkasan sudah dia lalui, namun menurutnya telah banyak kendala yang harus dia lewati. Terutama saat registrasi online di SSCN. Apalagi, di wilayah Ketungau Hilir cukup sulit jaringan internet yang bagus.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help