Bupati Ketapang Buka Sosialisasi Pemanfaatan Data Kependudukan, Launching Gisa dan KIA

Dalam meningkatkan mutu pelayanan administrasi kependudukan, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ketapang

Bupati Ketapang Buka Sosialisasi Pemanfaatan Data Kependudukan, Launching Gisa dan KIA
ISTIMEWA
Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, M.Sos 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Dalam meningkatkan mutu pelayanan administrasi kependudukan, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ketapang mengadakan sosialisasi pemanfaatan data kependudukan sekaligus pencanangan launching Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Acara yang digelar di Aula Kantor Bupati Ketapang, Selasa (09/10/2018) tersebut, dihadiri Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH M.Sos, Kepala dinas kependudukan dan catatan sipil provinsi kalimantan barat, kepala dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten ketapang, SKPD, Kabag, OPD dan para tamu undangan lainnya.

Pada sambutannya Martin Rantan, SH M.Sos mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kita bersama dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan kepada warga masyarakat dan pelaksanaan program proritas nasional dalam rangka memenuhi hak-hak penduduk agar memiliki dokumen kependudukan.

Baca: HSNI Desak Pemerintah Permudah Nelayan Peroleh Solar

"Program pemerintah dibidang tertib administrasi kependudukan, sejalan pula dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang yaitu mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju menuju masyarakat sejahtera," sebut Martin dalam sambutannya.

Martin melanjutkan, misi pertama yaitu melaksanakan tata kepemerintahan yang baik, salah satunya adalah melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan. Salah satu program prioritas saat ini adalah percepatan perekaman KTP elektronik bagi penduduk dan penerbitan akta pencatatan sipil. Program ini menjadi skala prioritas daerah dalam rangka akurasi data penduduk, sekaligus untuk mendukung pencapaian target Nasional.

Ia juga menambahkan, akan mencanangkan program gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan (GISA) dikabupaten ketapang, sesuai instruksi menteri dalam negeri nomor 470/837/SJ tentang gerakan indonesia sadar administrasi kependudukan.

Menurut Martin ada empat program pokok GISA yang wajib dilaksanakan oleh kepala daerah yaitu, pertama, program sadar kepemilikan dokumen kependudukan, kedua, program sadar pemutakhiran data peduduk, ketiga, program sadar pemanfaatan data kependudukan sebagai satu-satunya data yang dipergunakan untuk semua kepentingan, dan yang keempat, program sadar melayani administrasi kependudukan menuju masyarakat yang bahagia.

"Selain mencanangkan program gerakan indonesia sadar administrasi kependudukan, dalam kesempatan ini, kita juga akan mencanangkan program kartu identitas anak dikabupaten ketapang, dibeberapa daerah indonesia memang program KIA sudah berjalan dan untuk di Kabupaten Ketapang sendiri melalui momentum pencanangan program KIA hari ini, saya minta kepada DISDUKCAPIL untuk mempercepatan penerbitan KIA untuk anak usia dibawah 17tahun, sehingga kita tidak tertinggal dengan daerah lain yang sudah dulu melaksanakan program KIA. Selain sebagai identitas resmi anak, dengan memiliki KIA diharapkan dapat mempermudah dalam mendapatkan akses layanan publik seperti membuka rekening bank, mendaftar sekolah, berobat di puskesmas atau rumah sakit, mengurus pasport serta mandapatkan pelayanan publik lainnya. KIA diberikan secara gratis, termasuk pembuatan KTP elektronik dan akta kelahiran anak usia 0-18 tahun," lanjutnya.

Bupati pun menghimbau kepada seluruh peserta sosialisasi untuk dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik, karena kegiatan ini memberikan edukasi bagaimana organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga pengguna dapat mengakses data kependudukan sesuai peruntukan dalam rangka mendukung tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD.

"Diharapkan data kependudukan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh OPD dan lembaga pengguna yang ada dikabupaten ketapang. Dalam pemanfaatan data kependudukan, saya juga ingatkan harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dimana salah satu syaratnya adalah harus mendapatkan izin dari kepala daerah. Maka melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi, kesamaan persepsi dan meningkatkan koordinasi antara OPD dan lembaga pengguna dengan DISDUKCAPIL kabupaten ketapang sebagai penyedia data kependudukan," himbau Bupati.

Selanjutnya bupati ketapang Martin Rantan, SH M.Sos membuka secara resmi sosialisasi dengan penekanan tombol sirine dan memberikan kartu KIA secara simbolis kepada 9 siswa siswi TK.Bhayangkari, SDN 07 Delta Pawan, dan SMPN 1 Ketapang.

Caption : Bupati Ketapang Martin Rantan, SH M.Sos memberikan kartu KIA secara simbolis kepada siswa siswi TK.Bhayangkari, Selasa (09/10/2018).

Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved