Berita Video

Bujang Dare Penyu Paloh 2018 Dibekali Berbagai Pengetahuan Konsevasi Penyu

Satu diantara cara untuk menjaga dan melestarikan penyu serta habitatnya dengan melibatkan peran serta masyarakat

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Destriadi Yunas Jumasani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Satu diantara cara untuk menjaga dan melestarikan penyu serta habitatnya dengan melibatkan peran serta masyarakat, WWF menginisiasi pemilihan Bujang Dare Penyu Paloh yang menjadi Duta Penyu.

Duta Penyu ini dibekali berbagai pengetahuan mengenai upaya konservasi khususnya tentang penyu.

Tahun ini Duta Penyu dipilih dari pemuda pemudi di Desa Sebubus, Temajuk serta peserta kemah yang ada di Teluk Atong.

West Kalimantan Program Adminstrator WWF Indonesia, Maria Theresia menjelaskan dengan adanya Duta Penyu ini dapat membantu menyebarkan informasi terkait konservasi penyu.

Baca: Tandak Sambas Meriahkan Pembukaan Fespa 2018

Peserta dibekali cara-cara menyebarkan informasi melalui media sosial dan lainnya.

Peran Duta Penyu sebagai anak muda lebih memudahkan sosialisasi terutama kepada masyarakat umum yang biasanya lebih simpatik dengan anak muda. “Selama ini yang membimbing dari WWF, kita juga yang membantu dari awal pembekalan materi,” ujar Tere sapaan akrabnya.

Tere mengatakan Duta Penyu ini sendiri baru dimulai sejak tahun 2013, namun dalam lima tahun berjalan yang mulai kelihatan dampaknya baru setahun belakangan.

Karena di tahun-tahun sebelumnya mereka masih mencari dan terus mengevalusi kegiatan-kegiatan yang sesuai.

“Sampai pada Bujang Dare Penyu Paloh 2017 sudah mampu menunjukkan inisiatif dengan kegiatan sederhana, nah tahun ini peserta kita lebih sedikit karena kita menaikkan standar,” jelas Tere saat ditemui di Camp WWF Sui Belacan, Sabtu (6/10/2018) siang.

Penulis: Destriadi Yunas Jumasani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved