Citizen Reporter

Cegah Penyakit, Budayakan Cuci Tangan Pakai Sabun 

Sebisa mungkin, cucilah tangan memakai sabun, baik itu sebelum makan atau setiap kesempatan

Cegah Penyakit, Budayakan Cuci Tangan Pakai Sabun 
ISTIMEWA
Anak-anak menampilkan tarian cuci tangan. 

tizen Reporter
Humas Pemkot Pontianak, Maulana Yusuf 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Lebih dari seribu orang membubuhkan cap tangan di bentangan kanvas putih sebagai bentuk dukungan kampanye cuci tangan pakai sabun di halaman SMPN 13 dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia di Kota Pontianak, Selasa (9/10).

Selain itu, juga dilakukan cuci tangan secara simbolis dan penandatanganan Deklarasi Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun. Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia ini merupakan rangkaian pencanangan PKK KB Kesehatan ke-46 .

Baca: Insiden Sriwijaya, Hermawan: Hanya Masalah Ban Kempes

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyebut, budaya cuci tangan pakai sabun setiap hari harus terus gencar dikampanyekan supaya masyarakat, terutama anak-anak terhindar dari berbagai penyakit.

“Masih adanya anak-anak yang terkena penyakit diare, cacingan dan penyakit-penyakit lainnya yang disebabkan kurangnya dalam menjaga kebersihan tangan sebelum makan,” katanya.

Untuk itu, lanjut Edi, pihaknya tak henti-hentinya menggalakkan dan mengajak anak-anak supaya membudayakan mencuci tangan memakai sabun setiap hari sebelum makan maupun dalam setiap kesempatan.

“Sebisa mungkin, cucilah tangan memakai sabun, baik itu sebelum makan atau setiap kesempatan,” ujar Edi.

Semetara itu, Plt Ketua TP PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie menambahkan, pencanangan KB Kesehatan dan Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia merupakan bentuk nyata program kerja TP PKK pada masyarakat terutama anak-anak agar terhindar dari berbagai penyakit penyebab kematian.

Baca: Belum Terima Intruksi Khusus, Gidot : Mau Pilih Prabowo Silahkan, Mau Jokowi Silahkan

“Seperti diare dan infeksi saluran pernapasan akut yang sering menjadi penyebab kematian anak-anak serta penyakit hepatitis, tipes dan flu burung,” ungkapnya.

Menurutnya, gerakan cuci tangan pakai sabun merupakan cara mudah dan tidak perlu biaya mahal. Karena itu membiasakan cuci tangan pakai sabun sama halnya dengan mengajarkan anak-anak beserta anggota keluarga untuk hidup sehat sejak dini. Dengan demikian Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tertanam dalam pribadi anak-anak dan anggota keluarga lainnya. “Mari kita membiasakan diri untuk lebih sehat dan cuci tangan pakai sabun karena sehat dimulai dari diri kita sendiri" ajak Yanieta.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menjelaskan, cuci tangan pakai sabun merupakan perilaku yang sederhana namun memberikan manfaat yang luar biasa. Dengan cuci tangan yang benar, dapat menurunkan atau terhindar dari berbagai macam penyakit.

“Misalnya, menurunkan kasus diare, kasus kecacingan sebesar 40 persen, serta menurunkan kasus-kasus influenza, infeksi saluran pernapasan akut, termasuk kasus flu burung sebesar 50 persen,” pungkasnya.

Salah seorang siswa SMPN 13, Wawan menuturkan, dirinya senantiasa membiasakan mencuci tangan memakai sabun, baik sebelum makan maupun sesudah beraktivitas. “Kita harus selalu menjaga kebersihan tangan kita karena sumber penyakit berasal dari tangan yang tidak dicuci dengan bersih,” imbuhnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help