Taman Nasional Danau Sentarum, Keanekaragaman Hayati, Budaya Dan Festival Tahunan

Pada saat musim hujan, kedalaman air danau tersebut dapat mencapai 6-8 meter dan menyebabkan tergenangnya hutan sekitarnya.

Taman Nasional Danau Sentarum, Keanekaragaman Hayati, Budaya Dan Festival Tahunan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Logo Komunitas Genpi Kapuas Hulu. 

Citizen Reporter

dr Gagat Adiyasa

Staf Bidang Desain Grafis dan Kreatif Komunitas Genpi Kapuas Hulu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kapuas Hulu, merupakan kabupaten konservasi dengan luas wilayah 29.842 km2. Sebagian besar wilayah kabupaten merupakan kawasan hutan dengan dua taman nasional di dalamnya, yaitu Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK dan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS).

Dengan kawasan konservasi hutan hujan tropis dan berbatasan langsung lintas negara dengan Malaysia, kawasan Kapuas Hulu mempunyai potensi pariwisata untuk bisa menjadi penyumbang target kepariwisataan nasional.

Baca: Pilkades Serentak Kayong Utara, Kapolres Patroli ke Sejumlah TPS

Baca: Gidot: Pendistribusian Logistik Pemilu di Suti Semarang Bisa dengan Dua Cara

Kawasan taman nasional sentarum memiliki luas 132.000 HA yang melintasi 7 kecamatan di kabupaten Kapuas Hulu. Kawasan taman nasional danau sentarum ini memiliki kekayaan flora dan fauna yang luar biasa dan tak dimiliki daerah lain.

Taman Nasional Danau Sentarum memiliki 510 spesies  tumbuh-tumbuhan dan 33 spesies di antaranya merupakan spesies tumbuh-tumbuhan endemik Daerah Taman Nasional Danau Sentarum.

Mamalia di danau ini ada 141 spesies, 29 persen diantaranya juga merupakan spesies endemik daerah Taman Nasional Danau Sentarum. Untuk jenis ikan, Danau Sentarum memiliki 266 jenis ikan, sekitar 78 persen diantaranya spesies endemik Kalimantan.

Taman Nasional Danau Sentarum tercatat sebagai danau dengan jenis ikan air tawar terlengkap di Dunia. Selain itu, Danau sentarum juga tercatat sebagai kawasan hutan lahan basah tertua di dunia.

Sebagai kawasan konservasi, Danau Sentarum memiliki kekayaan keanekaragaman hayati termasuk beberapa species langka yang di lindungi oleh undang-undang antara lain orangutan, bekantan, buaya, labi-labi, burung enggang, bangau binti. Juga beberapa fauna yang sangat endemik di wilayah tersebut.

Halaman
123
Penulis: Ishak
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help