Askiman Tegaskan Tata Kelola Pemdes Harus Bersih, Jangan Sampai Ada Temuan!

Kepada 314 peserta Bimbingan Teknis, Askiman menjelaskan bahwa pembangunan desa merupakan pondasi pembangunan Kabupaten Sintang

Askiman Tegaskan Tata Kelola Pemdes Harus Bersih, Jangan Sampai Ada Temuan!
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka pelaksanaan Bimbingan Teknis Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang Tahun 2018 yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Senin (8/10/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka pelaksanaan Bimbingan Teknis Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang Tahun 2018 yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Senin (8/10/2018) pagi. 

Kepada 314 peserta Bimbingan Teknis, Askiman menjelaskan bahwa pembangunan desa merupakan pondasi pembangunan Kabupaten Sintang. Mencapai kesejahteraan dan daya saing daerah harus dimulai dari desa. 

Baca: Inilah Penampilan 10 Peserta di Malam Grand Final Pemilihan Bintang Radio LPP RRI Sintang 

Baca: Jarot Motivasi Bintang Radio Sintang Bertanding di Jakarta 

Menurut Askiman bahwa desa menjadi tahap awal bagi proses pembangunan daerah. Jika desa maju, maka daerah Kabupaten Sintang juga akan berdampak pada kemajuan bangsa dan negara secara keseluruhan. 

"Desa juga didorong membangun infrastrukur dasar, melakukan penguatan hilirisasi produk. Untuk mendukung kebijakan ini, kami telah kucurkan dana untuk desa sebesar 399 milyar atau 21 persen dari total APBD," katanya. 

Menurutnya inilah komitmen membangun dari pinggiran yang memposisikan desa sebagai pondasi pembangunan daerah, dengan harapan Pemerintahan Desa dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat. 

"Kami mengharapkan agar pemanfaatan dana desa bisa berjalan tertib, efektif, transparan dan akuntabel, maka aparat pemerintahan desa wajib mampu menyusun laporan penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik," jelasnya. 

Dikatakan Askiman bimbingan teknis hari ini supaya peserta mampu menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Dia berharap bimtek ini mampu meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam menyusun laporan yang baik dan benar. 

"Seriuslah mengikuti bimtek ini, serap ilmu pengetahuan dari narasumber, tanyakan apa saja tentang hal teknis penyusunan laporan. Nantinya, seluruh aparat pemerintahan desa harus mampu menyusun laporan sesuai azas dan aturan yang ada, memiliki data yang jelas serta dilengkapi bukti yang akurat. Ingat, penyusunan laporan ini bukan pekerjaan mudah, dibutuhkan keseriusan, pengetahuan dan kemampuan yang memadai," pesan Askiman.

Askiman menegaskan bahwa dirinya masih menemukan laporan yang tidak sesuai antara dilapangan dengan yang dilaporkan. Pihaknya melihat masih ada perangkat desa yang masih menyusun laporan semua menggunakan tenaga orang lain. 

Halaman
12
Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved