Penemuan Mayat di Sekadau

Penemuan Mayat di Sekadau, Berikut Penjelasan Polisi, Ada Dugaan Akibat Laka Tunggal

Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi mengungkapkan kronologi penemuan mayat di sebuah parit di Kecamatan Belitang Hulu

Penemuan Mayat di Sekadau, Berikut Penjelasan Polisi, Ada Dugaan Akibat Laka Tunggal
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Polisi saat mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan dalam keadaan meninggak dunia di sebuah parit dan tertimoa oleh sepeda motornya, di┬áSungai Buaya, Desa Batuk Mulau Kecamatan Belitang Hulu, Minggu (7/10/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi mengungkapkan kronologi penemuan mayat di sebuah parit di Kecamatan Belitang Hulu berawal dari laporan warga ke Polsek Belitang Hulu, bahwa warga menemukan sebuah sepeda motor tenggelam di sebuah parit, di Sungai Buaya, Desa Batuk Mulau Kecamatan Belitang Hulu, Minggu (7/10/2018).  

Saat warga hendak mengangkat sepeda motor dari parit, warga kaget karena mereka juga menemukan seseorang yang sudah dalam keadaan meninggal dunia tertimpa sepeda motor. 

Kemudian warga langsung menghubungi pihak Polsek Belitang Hulu untuk mengabarkan apa yang baru saja mereka temukan.

Baca: Mayat Yang Ditemukan Bersama Sepeda Motor di Parit Merupakan Seorang Petani

Tak lama berselang, polisi datang ke TKP dan bersama warga mengevakuasi jenazah korban, bersama sepeda motor Yamaha Vega bernonpol KB 4261 VH milik korban. 

"Setelah sampai di TKP memang benar ada satu buah sepeda motor Vega warna merah KB 4261 VH dalam keadaan tenggelam didalam parit. Setelah motor diangkat, ternyata ada seorang laki laki yang tertimpa sepeda motor tersebut dalam keadaan telah meninggal dunia," terang Kapolres Anggon. 

Dari hasil olah TKP sementara, Anggon mengatakan bahwa peristiwa yang dialami korban adalah akibat kecelakaan tunggal. Setelah di evakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke puskesmas dan kemudian menghubungi pihak keluarga korban. 

Namun, pihak keluarga korban telah menerima akan peristiwa tersebut, dan menolak melakukan otopsi. Untuk itu akan dibuatkan surat penolakan otopsi pihak keluarga oleh kepolisian. 

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved