Pemerintah Kabupaten Sambas Gelar Festival Pesisir Paloh Ke-7, Ini Kata Bupati

Kegiatan yang dilaksanakan dari 5-7 Oktober itu, di semarakkan denhan 36 kegiatan. Diantaranya adalah pelepasan tukik

Pemerintah Kabupaten Sambas Gelar Festival Pesisir Paloh Ke-7, Ini Kata Bupati
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Dirjen Kementrian Kelautan dan Perikanan, Bupati Sambas, Wakil Bupati Sambas, dan beberapa tamu undangan saat berfoto di pembukaan kegiatan Fespa. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS,- Pemerintah Kabupaten Sambas kembali menggelar kegiatan Festival Pesisir Paloh (Fespa) 2018, Minggu (7/10/2018).

Agenda tahunan yang diselenggarakan oleh kementrian Perikanan dan kelautan di Desa Temajuk, Kecamatan paloh itu. Saat ini sudah terselenggara untuk yang ke 7 kalinya. Dengan mengusung tema "lestarikan penyu, menjaga laut dan lestarikan bumi,".

Baca: Ketua Panitia Akui Fespa Tahun Ini Sangat Meriah

Baca: Benarkan Napi Terlibat Narkoba, Kepala Divisi Pemasyarakatan‎Temukan 7 Unit HP di Dalam Sel

Kegiatan yang dibuka oleh Kementrian kelautan Republik Indonesia, undagan yang hadir Kementrian Parawisata Republik Indonesia Gubernur Kalbar dalam hal ini diwakili oleh staf ahli Gubernur, Kapolres Sambas, Sekda Kabupaten Sambas dan seluruh OPD terkait, ketua pesuruh jaya pengakap Sarawak, Brunei,dan Sabah.

Kegiatan yang dilaksanakan dari 5-7 Oktober itu, di semarakkan denhan 36 kegiatan. Diantaranya adalah pelepasan tukik, perkemahan pemuda pesisir 3 negara, pembersihan pantai dan perlombaan antar komunitas motor.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sambas mengaku bersyukur. Karena saat ini Sambas bukan lagi hanya menjadi perhatian Kalimantan Barat, akan tetapi sudah menjadi perhatian dunia.

"Alhamdulillah,Temajuk hari ini dikunjungi oleh Brunei, Sarawak dan Sabah. Ini pertanda Temajuk bukan hanya menjadi perhatian Sambas, masyarakat Kalimantan Barat tapi juga perhatian Indonesia dan dunia," ujar Bupati Sambas, saat memberikan sambutan di acara Fespa ke-7 2018 (5/10) beberapa waktu lalu, sebagaimana rilis yang diterima Tribun.

Tidak lupa, dalam kesempatan tersebut Bupati ia juga mengatakan bahwa pada 2019 mendatang, jalan dari penyebragan ceremai menuju Temajok harus bagus, karena itu merupakan jalan Provinsi jelasnya kepada staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat, yang hadir mewakili Gubernur Kalbar.

Selain itu ia juga menyampaikan harapannya jika kegiatan itu bisa terus di dukung oleh Kementerian Pariwisata, Kementerian Perikanan dan Kelautan RI dan juga Gubernur Kalimantan Barat.

"Saya juga berharap kepada Kementrian Parawisata, Kementrian Perikanan dan Kelautan, Gubernur Kalbar mendukung kegiatan ini. Saya ingin kedepannya wisata Temajuk harus menjadi wisata Hallal," jelas Atbah.

Halaman
12
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved