Hari Batik Nasional, Polisi Ini Beri Warga Baju Batik

Tujuan utamanya adalah untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, agar budaya Indonesia dikenal secara luas.

Hari Batik Nasional, Polisi Ini Beri Warga Baju Batik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIVALDI ADE MUSLIADI
Bhabinkamtibmas Desa Gonis Tekam Brigadir Alexander Aldo memebrikan satu helai baju batik kepada warga, dalam rangka memperingati hari batik nasional yang jatuh setiap 2 Oktober.  

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Ada berbagai cara dilakukan dalam memperingati hari batik nasional yang jatuh setiap 2 Oktober.  Satu diantaranya yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Gonis Tekam Brigadir Alexander Aldo. 

Dalam memperingati hari batik nasional, ia memberikan sebuah baju batik kepada warga yang juga pedagang yang berada di wilayah hukumnya. 

"Inisiatif saya sendiri untuk memberikan sebuah baju batik ini, agar masyarakat disini juga mengetagui bahwa setiap 2 Oktober  diperingati sebagai hari batik nasional," ujarnya, Rabu (3/10).

Baca: Komunitas Lokomotif Penggerak Ekonomi Kreatif Kalbar

Dirinya yang juga merupakan Kapospol Simpang Empat Kayu Lapis Polres Sekadau ini, juga menyadari bahwa apa yang dilakukannya memang belum maksimal. Dirinya hanya bisa memberikan sehelai baju batik kepada masyarakat dengan merogoh koceknya sendiri. 

Namun, dibalik itu, kata dia, ia ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa batik merupakan warisan budaya Indonesia. Untuk itu, jangan sampai masyarakat enggan untuk menggunakan batik. 

"Tujuan utamanya adalah untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, agar budaya Indonesia dikenal secara luas. Jadi harus dimulai dari kita sendiri, memang apa yang saya lakukan ini belum maksimal. Tetapi saya berhatap kedepannya ada pihak-pihak lain yang melakukan hal yang sama guna mengenalkan warisan budaya nusantara," tukasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help