Aloe Loco Inovasi Baru Minuman Lidah Buaya Dari Pontianak

Mardalina Handayani, Owner Aloe Loco melaunching produk jus lidah buaya di Cafe Yucca Pontianak

Aloe Loco Inovasi Baru Minuman Lidah Buaya Dari Pontianak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Mardalina Handayani, Owner Aloe Loco melaunching produk jus lidah buaya di Cafe Yucca Pontianak 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mardalina Handayani, Owner Aloe Loco melaunching produk jus lidah buaya di Cafe Yucca Pontianak, sebagai inovasi baru minuman lidah buaya dari Pontianak.

“ALoe Loco berbeda dari jus botolan lain di pasaran, karena memiliki kandungan vitamin dan mineral dari lidah buaya yang sangat diperlukan oleh tubuh” ujarnya.

Sejak tahun 2016 dirinya sudah melakukan riset, mencoba berjualan di berbagai bazaar kuliner dan terus meningkatkan kualitas minuman lidah buaya miliknya hingga kini layak untuk dipasarkan di website usahanya www.aloeloco.com.

Baca: Bhabinkamtibmas Polsek Binjai Ajak Masyarakat Wujudkan Suksesnya Pemilu 2019

Lidah buaya adalah tumbuhan primadona yang tumbuh dengan sangat baik di Kota Pontianak. Nama Aloe Loco diambil dari dua kata, “Aloe” dari Aloe Vera yaitu Lidah Buaya dan “ Loco” dari bahasa Spanyol yang mengandung arti “menyenangkan,bersemangat,energic,berbeda”.

Aloe Loco adalah jus Lidah Buaya dengan campuran buah buahan asli seperti Nanas, wortel dan madu. Masing masing memiliki khasiat yang beragam untuk tubuh. Saat ini ada tiga varian utama Produk Jus lidah buaya Aloe Loco. Yaitu “ALUN ALUN” : lidah buaya,nenas,wortel dan madu. “KAPUAS”: Lidah buaya,Jeruk nipis dan Madu. “BORNEO” : lidah buaya,nenas dan madu.

Memaksimalkan Potensi sumber daya Alam Untuk kesehatan masyarakat

“Menurut data, Indonesia adalah peringkat ke 7 dengan penderita Diabetes tertinggi di dunia,ketika di lihat lagi ternyata memang pola makan kita sangat tinggi akan karbohidrat” ujarnya. Hal ini juga di sampaikan oleh Lidyawati Gunawan S.Gz M.sc, ahli Gizi lulusan Groningen University,Belanda dalam penjelasannya di kesempatan yang sama, Lidya membawakan materi presentasi tentang “Manfaat dari kebiasaan mengkonsumsi buah buahan dan sayuran”.

Diterangkan Lidya “ kekurangan makan sayur dan buah buahan akan memiliki 2 dampak; dampak pendek berupa konstipasi dan dalam jangka panjang dapat berupa diabetes hingga penyakit Jantung”. Dia menceritakan perbedaan kebiasaan cemilan orang orang Belanda yang cenderung sehat seperti buah wortel,apel,jeruk,sayuran rebus seperti brokoli. “Sehat tidak harus mengkonsumsi buah buahan yang mahal,cukup yang murah saja tetap sama manfaatnya”.

Lidah buaya adalah sumber daya alam yang tumbuh dengan baik di kota Pontianak, Mardalina melihat peluang ini untuk mengatasi masalah kesehatan terutama diabetes,kolesterol dan lainnya,membuat produk yang inovatif, dan memberdayakan lebih banyak hasil pertanian petani lidah buaya.

Penulis: Maskartini
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help