Dinas Perikanan : Fespa Untuk Melestarikan Penyu di Pesisir Paloh

Kegiatan Festival Pesisir Paloh (Fespa) adalah salah satu upaya untuk melestarikan penyu di sepanjang pesisir pantai Paloh.

Dinas Perikanan : Fespa Untuk Melestarikan Penyu di Pesisir Paloh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN
Kabid pemberdayaan PUD dan Pengelolaan TPI Dinas Pertanian, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas Suriawan, Selasa (2/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUBPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS,- Kabid pemberdayaan PUD dan Pengelolaan TPI Dinas Pertanian, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas Suriawan mengatakan.

Kegiatan Festival Pesisir Paloh (Fespa) adalah salah satu upaya untuk melestarikan penyu di sepanjang pesisir pantai Paloh.

Baca: Mitra Jasa Berpesta Gol di Pertandingan Terakhir Grup C Persipon Cup

Baca: Ini Jumlah Penerima Manfaat PKH di Kayong Utara

Selain itu, juga untuk mengajak masyarakat mencintai lingkungan dan juga mendatangkan mancanegara.

"Semua berperan jadi tidak hanya dinas pertanian, tapi kebetulan ikonnya penyu jadi di hubungkan dengan perikanan. Tapi intinya semua berperan," ujarnya, Selasa (2/10/2018).

Menurutnya, kegiatan yang dikemas dalam bentuk pariwisata ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kelestarian penyu.

"Sebab kita kemas ini objeknya penyu, tapi kita kemas dengan pariwisata. Intinya kita ingin mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian penyu," sambungnya.

Ia menjelaskan, dari tujuh jenis penyu yang ada di dunia. Empat diantaranya ada di pesisir pantai Paloh.

Empat diantaranya adalah penyu hijau, penyu belimbing, penyu sisik dan penyu. Penyu-penyu itu bisa ditemukan di sepanjang pesisir paloh, oleh karenanya kegiatan ini juga untuk mengajak masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan laut.

Oleh karenanya, masyarakat harus tahu dan faham mengenai keberadaan penyu. Selain itu juga untuk meningkatkan wisatawan baik itu lokal maupun mancanegara ke Kabupaten Sambas.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai sekretaris panitia ini mengatakan selain kegiatan pelestarian lingkungan. Nantinya juga ada program asuransi untuk nelayan, pembuatan kartu nelayan dan beberapa kegiatan lainnya. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved