3 Top News
TERPOPULER - Viral Murid Sulit Belajar Agama Hingga Cinta Segitiga Kriss Hatta, Hilda, dan Billy
Berikut ini kami rangkum berita populer di portal Tribunpontianak.co.id, sepanjang Rabu (26/8/2018).
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Tri Pandito Wibowo
Laporan Wartawan Tribunpontianak.co.id, Listya Sekar Siwi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sepanjang, Rabu (26/8/2018) kemarin, Tribunpontianak.co.id menyajikan beragam informasi yang terjadi di Kalimantan Barat (Kalbar).
Nasional, mancanegara, politik, hiburan, tips, kesehatan hingga seputar olahraga.
Berikut ini kami rangkum berita populer di portal Tribunpontianak.co.id, sepanjang Rabu (26/8/2018).
Baca: LIVE Sevilla Vs Real Madrid Sedang Berlangsung di SCTV, Tonton Dengan Cara Ini
Baca: LIVE STREAMING Babak II Arsenal Vs Brentford, Babak I Meriam London Menang 2-0
Baca: LIVE STREAMING Babak II Liverpool Vs Chelsea, Laga Babak I Keras dan Mandul Gol
3. Akun Monik Sebut Murid Kristen Sulit Belajar Agama di SMPN 13! Ini Reaksi Gubernur Sutarmidji
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 13 Pontianak beberapa hari ini menjadi sorotan.
Kepala SMPN 13, Sri Azyanti dituding melakukan tindakan diskriminasi dalam viralnya postingan pemilik akun Facebook bernama Monik.
Dalam unggahannya, Monik memertanyakan sekolah yang mempersulit siswa beragama Kristen untuk mengenyam pendidikan agama.
Bahkan ia menuding Kepala Sekolah mengeluarkan uang sebesar Rp 200 ribu untuk bangun ruangan belajar.
Baca: LIVE STREAMING Indonesia Vs India, Laga Krusial Piala Asia di MNC TV Pukul 19.45 WIB
Baca: Seorang Pria Tewas dengan 8 Luka Tusukan, Pemicunya Lahan Parkir
Unggahan Monik tersebut banyak ditanggapi oleh netizen dan disebar ke berbagai grup media sosial.
Namun, sayangnya sejak tadi pagi unggahan Monik tersebut sudah tidak ada lagi.
Menanggapi kabar yang beredar, Kepala SMPN 13, Sri Azyanti menyampaikan klarifikasinya kepada sejumlah awak media dan perwakilan dari Aliansi Bersama Nasrani di ruangan kepala sekolah.
Sri menyampaikan tidak benar apa yang diberitakan oleh Monik di media sosial.
Untuk pelajaran agama Kristen sendiri ia akui memang belum ada ruangan khusus, karena ruangan yang baru dibangun belum benar-benar siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
"Nanti setelah saya berkoordinasi dengan dinas akan ada klarifikasinya," ujar Sri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/terpopuler_20180927_062211.jpg)